Sabtu, 05 Februari 2011

SBY Tirulah Kepemimpinan Mereka



Dalam beberapa hari ini saya sangat tertarik membaca profil 3 orang walikota yang sangat berdedikasi dengan tugas yang dia emban dan sangat menjunjung tinggi kepentingan rakyat yang dipimpinya. 3 orang walikota tersebut adalah Walikota Solo Bapak Joko Widodo, Walikota Jogjakarta Bapak Herry Zudianto dan Walikota Surabaya Ibu Tri Rismaharini.
1. Walikota Solo Bapak Joko Widodo

Walikota Solo ini sudah menjabat sepanjang 2 periode masa kepemimpinan dan saat ini memimpin Kota Solo berdampingan dengan Wakil walikota Bapak FX Hadi Rudyatmo. Yang patut kita teladani dari kepemimpinan Beliau adalah sejak mulai menjabat sampai hari ini beliau belum pernah mengambil gajinya sebagai pejabat Walikota. Selain itu dalam berdinas beliau tidak meminta dibelikan mobil dinas yang baru. Beliau tetap menggunakan mobil dinas Walikota Solo sebelumnya Slamet Suryanto, yang dibeli tahun 2002 silam. Menurut beliau asal mobilnya bisa mengantar dia bertugas dengan selamat, itu sudah cukup.

Kembali ke masalah gaji yang tidak pernah beliau ambil selama bertugas sebagai walikota hingga memasuki masa jabatan yang ke dua ini, beliau tidak mau bercerita tentang alasannya. Memang setiap bulan beliau selalu tanda tangan telah terima gaji, tapi beliau sendiri mengaku belum pernah melihat wujud amplop gajinya seperti apa. Maka tak heran jika akhirnya dia tidak tahu gajinya berapa besar.

Hal lain yang patut dicontoh adalah upayanya menertibkan para pedagang kaki lima di kota Solo. Jika selama ini di daerah lain, penertiban PKL selalu dilakukan dengan tindakan represif dengan mendatangkan satpol PP dan alat berat hal itu tidak berlaku di kota Solo. Jauh hari sebelum penertiban, tepatnya 7 bulan sebelum penertiban sang Walikota dan jajarannya mengadakan sosialisasi dengan jalan makan siang bersama dengan para pedagang kaki lima tersebut. Dari acara tersebut, Bapak Jokowi ( panggilan akrabnya ) bisa menyerap dan memahami aspirasi para pelaku usaha kecil tersebut. Setelah itu dia menetapkan cara-cara penanganan masalah PKL di kota Solo. Saat pemindahan PKL ke tempat penampungan baru yang lebih representatif, beliau mengerahkan para pengawal keraton kesultanan Solo sebagai wujud penghormatan terhadap pelaku usaha kecil tersebut.

Dari usaha penertiban tersebut, beberapa pasar yang sebelumnya semrawut berhasil ditertibkan. Pasar-pasar tersebut antara lain: Pasar Notoharjo, Pasar Nunukan, Pasar Kembalang, Pasar Sidodadi, Pasar Gading, Pusat jajan malam Langen Bogan dan Pasar malam Ngarsapura. Serta menjadikan Monumen Banjarsari lebih asri dan lebih rapi. Semua dengan pendekatan yang manusiawi dan terhindar dari perbuatan yang terkesan arogan dan semena-mena. Untuk lengkapnya bisa baca disini.

2. Walikota Jogjakarta H. Herry Zudianto

H. Herry Zudianto telah memimpin Kota Jogjakarta sejak tahun 2001 lalu. Dan masa jabatan beliau akan segera berakhir tahun ini. Sepanjang masa kepemimpinan beliau, Jogjakarta banyak mengalami perubahan. Di masa kepemimpinan Bapak Herry Zudianto sebagai Walikota, Jogjakarta berhasil meraih berbagai macam penghargaan di tingkat nasional. Di antara penghargaan yang diterima antara lain: Penghargaan Widya Krama ( Program penuntasan wajib belajar 9 tahun ), Penyelenggara bidang sanitasi terbaik tingkat nasional ( bidang pemukiman ), Adipura Bangun Praja tingkat nasional ( Bidang Lingkungan ), Otonomi Award tingkat nasional dan berbagai pernghargaan lainnya. Info lengkap disini

Di masa kepemimpinan beliau dan bantuan aparat di bawahnya, kota Jogjakarta semakin tertata rapi. Selain itu pada 29 November 2010, Walikota Jogjakarta kelahiran 31 Maret 1955 di Yogyakarta ini mendapatkan pernghargaan sebagai kota terbaik dalam menangani kasus korupsi. Penghargaan tersebut diperoleh setelah mengalahkan kota-kota lainnya di seantaro negeri ini. Kota-kota yang berhasil dikalahkan tersebut adalah Denpasar, Makasar, Sragen dan Jembrana. Info lengkap penghargaan tersebut silahkan check ditulisan ibu Ismawati Retno.

Sebelum aktif menjadi Walikota Jogajkarta yang oleh bapak Herry Zudianto malah lebih suka disebut sebagai kepala pelayan masyarakat Jogjakarta, Beliau telah aktif di berbagai kegiatan baik sosial maupun usaha. Tercatat beliau pernah aktif di organisasi Muhammadiyah sebagai bendahara II LPTP PP Muhammadiyah, sebagai bendahara Rumah Sakit Islam Jogjakarta, bendahara IPHI cabang Jogajakrta, BASIZ cabang Jogjakarta serta kegiatan lainnya. Di bidang usaha beliau mendirikan Wisma Batik “Margaria” Malioboro hingga mendirikan berbagai anak usaha salah satunya Pusat Khasanah Busana Muslim“Al-Fath”di bawah manajemen Margaria GroupYogyakarta (1981-sekarang). Bidodata lengkap beliau tertulis disini .

Dalam perjalanan karirnya yang panjang, beliau juga pernah mendapat teguran dari Mendagri saat ini Gamawan Fauzi karena tindakan beliau mengibarkan bendera setengah tiang di rumah kediamannya saat ramai polemik penetapan Guberbur-Wakil Gubernur Jogjakarta melalui RUUK Jogjakarta. Perbuatan tersebut sebagai rasa keprihatinan beliau atas polemik tersebut dan sebagai dukungan beliau untuk penetapan Sultan Hamengkubuwono dan Paku Alam sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jogjakarta tanpa melalui pemilihan yang sedang diperdebatkan oleh pemerintah presiden SBY. Selain mengibarkan bendera setengah tiang, Beliau juga membacakan puisi untuk negeri ini. Bunyi puisinya ada disini.

3. Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

Tri Rismaharini, Walikota Surabaya ini baru dilantik bulan september 2010 kemarin. Namun masa jabatannya yang masih seumur jagung tersebut sudah diwarnai dengan upaya pemakzulan beliau oleh Wisnu Wardhana Cs yang dibantu oleh Wisnu Sakti Buana seperti yang pernah saya tuliskan 3 hari yang lalu disini. Meski akhirnya usaha pemakzulan itu gagal setelah beberapa DPP partai yang mendukung pemakzulan mendesak pengurusnya di kota Surabaya serta wakilnya di DPRD Surabaya untuk menarik dukungan pemakzulan tersebut. Namun buntut dari polemik tersebut telah memakan korban. Diantara korban yang harus turun adalah ketua DPRD Surabaya asal Partai Demokrat Wisnu Wardhana. Tak hanya turun dari jabatannya, tetapi juga dipecatnya Wisnu dari kenggotaan partai. Selain itu Wisnu Sakti Buana wakil ketua DPRD dari PDIP, juga harus mendapat teguran keras dari DPP PDIP melalui ketua umumnya Megawati. Serta di-PAW-kannya beberapa anggota DPRD yang ikut getol menyuarakan pemakzulan Ibu Risma. Selain itu juga mundurnya Wakil Walikota Bambang DH dari kursi yang didudukinya.

Masalah Bu Risma berawal dari perda tentang pajak reklame yang dibuatnya, serta kegigihan Beliau menentang pembangunan Tol tengah Kota. Dari kedua masalah itulah maka DPRD Surabaya melontarkan Hak Angket atas kasus tersebut yang berujung dengan pemakzulan terhadap Bu Risma yang gagal dilaksanakan setelah campur tangan pengurus DPP beberapa partai.

Yang patut diteladani oleh para petinggi negeri ini dan juga pemimpin daerah lain adalah kegigihan beliau untuk mempertahankan pendapatnya, tanpa merasa takut akan kehilangan jabatan. Beliau lebih memilih membela kepentingan rakyat yang diwakilinya di masa datang, daripada kepentingan sesaat orang-orang partai yang mengusungnya saat pemilukada tahun lalu. Saat negosiasi dengan perwakilan DPP PDIP, Beliau memilih mempertahankan Don Rosano orang telah mendampingi beliau jauh hari sebelum diusung oleh PDIP sebagai Calon Walikota di Pemilukada, daripada memenuhi tuntutan pemecatan dari partai tersebut.

Keteladanan Bu Risma sudah terlihat jauh hari sebelum beliau menjadi Walikota. Saat masih menjadi Kepala Dinas Pertamanan mulai 25 November 2005, dimana dia mampu menata lahan-lahan kosong aset Pemda Surabaya menjadi taman-taman yang asri di Kota Surabaya. Selain itu taman tersebut menyediakan sarana bermain gratis untuk warganya. Tak cukup sampai di situ, dia juga menjadikan Surabaya menjadi kota yang lebih bersih. Beliau tak segan untuk ikut mencabut rumput yang tumbuh liar serta membersihkan area yang kotor saat melakukan inspeksi mendadak ke daerah kerjanya.

Di masa kepemimpinan yang sedang beliau jalankan, Bu Risma berencana membenahi beberapa daerah kantong banjir di kota Pahlawan tersebut. Beliau berencana akan memperdalam dan melebarkan saluran drainase di daerah Rungkut, Wonorejo dan kawasan industri SIER, Sumberejo, Sememi, Kalibokor dan Mayjen Sungkono. Sementara untuk wilayah Demak, Beliau berencana melakukan pengerukan sampah di sepanjang aliran sungai yang telah penuh timbunan sampah tersebut.

Seandainya para pemimpin Indonesia mulai dari tingkat terendah sampai ke presiden SBY mau meniru sikap keteladanan mereka, saya yakin dalam 10 tahun ke depan negara ini akan mencapai kemajuan yang sangat signifikan, Korupsi akan tertangani dengan baik, Jeritan rakyat miskin akan semakin jarang terdengar, angka kriminalitas akan menurun drastis, buta aksara semakin sedikit dan yang pasti angak kemakmuran akan semakin meningkat. Selain itu saya yakin tak akan adalagi pejabat yang curhat tentang gaji yang tak pernah naik selama sekian tahun, karena malu sama yang level di bawahnya selama menjabat tak pernah mengambil uang gajinya. Dan yang pasti akan semakin malu melihat kasus korupsi yang transparan tapi tidak tertangani dengan tuntas.

Selain mereka bertiga masih ada 3 orang lagi yang patut dijadikan teladan untuk kita semua di saat ini. Meraka adalah Bapak Mar’ie Muhammad mantan menteri keungan sekaligus ketua PMI yang pernah dijuluki mantan pejabat terbersih di jamannya. Bapak Rochmin Dahuri mantan menteri Kelautan dan Perikanan yang jadi tumbal pemerintahan sebelumnya karena kejujuran yang beliau pegang teguh. dan juga Bapak BJ Habibie seorang tekhnokrat yang selalu saya kagumi kemampuan berpikirnya serta rasa cinta tanah airnya. Hingga rela menolak tawaran dari Boeing untuk bekerja di perusahaan tersebut dengan iming-iming gaji berkali lipat dari yang dia dapat sebagai menristek dan dirut PT IPTN ( Sebelum ganti nama menjadi PT DI ).

Jika ada tokoh lain yang masih hidup dan aktif berkarya yang patut dijadikan contoh untuk membangun negeri ini silahkan teman-teman tambahkan lagi. Agar semakin banyak referensi tokoh berdedikasi yang patut kita teladani untuk kemajuan negara tercinta ini.

Di olah dari berbagai sumber AL: Kompas, Joglosemar, Blogwongjogja, detik Surabaya dan lain-lain

Denpasar,05022011.0227

Masopu

Wahsyi, Budak Hitam yang Menginspirasi


Dalam suatu kesempatan rihlah, kumpul-kumpul sesama teman tki, dipandu Ustadz yang biasa kasih materi dalam setiap pengajian dan beberapa teman mahasiswa Umul Quro University. Saya ikut hadir, senang hati dan rasa muda kembali kumpul bersama anak-anak muda yang penuh semangat, acara yang digelar malam hari di Muzdalifah cukup meriah. Atas inisiatif seorang ustadz acara diisi semacam kuis yang pertanyaanya seputar masalah agama.

Peserta kuis dibagi tiga kelompok, kuis berjalan seru dan menegangkan, sementara sebagian teman sibuk menyiapkan konsumsi dengan bakar sate. Dari salah satu pertanyan, peserta kuis kurang sigap menjawab, panitia melempar pertanyaan kepada khalayak, saya asal angkat tangan dan menjawab dengan tepat, hadiahnya sebuah buku yang bagus yang sudah disiapkan panitia, berupa buku yang berkisah tentang 60 sahabat Rosaulullah. s.a.w.

Jawaban saya adalah Wahsyi, adapun pertanyaannya adalah “siapa yang membunuh Saidina Hamzah ra, paman Baginda Nabi, Rosullulah.s.a.w. diperang Uhud”



Sejarah mencatat Wahsyi berhasil membunuh paman Nabi Muhamad s.a.w. Hamzah bin Abdul Muthalib sang Singa Allah dimedan perang Uhud atas perintah tuannya Hindun bin Utbah, sebagai pembalasan atas terbunuhnya Ayah, paman serta saudaranya di perang Badar. Terbunuhnya Hamzah membuat Rosulullah saw sempat menanggung duka yang mendalam.

Siapakah Wahsyi.

Wahsyi bin Harb adalah seorang budak kulit hitam berasal dari Ethiopia atau ketika itu biasa disebut Habasyah Negri di tanduk Afrika. Kebanyakan orang-orang Habasyah pandai menombak, namun keahlian Wahsyi melempar tombak melebihi rata-rata, lontaranya tombaknya selalu tepat sasaran, nyaris sempurna. Misinya dalam perang Uhud adalah membunuh Rosulullah saw dan Hamzah. Sebelum diterjunkan di medan perang Uhud, Wahsyi harus mempelihatkan keahliannya, semacam tes pendahuluan.

Di dalam film the Mesagge, film kolosal garapan seorang sutradara asal Syria Mustafa Akkad yang menceritakan kisah perjuangan Rosulullah s.a.w, digambarkan bagaimana Wahsyi memperlihatkan keahlianya melontar tombak sebelum terjun kemedan perang Uhud. Digambarkan disitu seorang penari yang bergarak dengan dinamis terus berputar sambil menghentakan kaki mengikuti irama musik, sementara semacam tusuk konde yang pangkalnya berbentuk gelang dipasang digelung sang penari, Wahsyi membidik dari kejauhan dan melontarkan tombaknya dengan kekuatan penuh, tombaknya tepat nyeplos melewati gelang tersebut, tanpa disadari sang penari.

Setelah usai perang Uhud dan Wahsyi berhasil membunuh Hamzah, Hindun sang majikan sangat puas dengan hasil kerja Wahsyi, tuntas sebagian kesumat dendam. Seperti dijanjikan sebelumnya Wahsyi mendapatkan kebebasan. Lepas belenggu Budak atas dirinya. Wahsyi mendapati dirinya sebagai Tuan atas dirinya sendiri. Wahsyi sudah sejajar dengan penduduk Mekkah yang lain. Kehidupan yang selalu di dambakan mereka yang berstatus budak ketika itu.

Dalam perjalanan hidupnya setelah kebebasannya sebagai budak Wahsyi kemudian menetap di Mekkah dalam waktu yang cukup lama, dan ketika tentara Muslim menaklukan Mekkah Wahsyi melarikan diri ke Taif, namun ketika Taif juga takluk ketangan pasukan Muslim, Wahsyi menghadap Rosullulah s.a.w mohon ampun dan menyatakan masuk Islam.

Selama hidupnya Wahsyi amat menyesali peristiwa terbunuhnya Hamzah ra ditangannya, yang membuat Rosullulah bersedih dan berpaling dari dirinya, namun Wahsyi menyadari dan menerima kenyataan ini, diriwayatkan kemudian Wahsyi tidak pernah mendekat Rosullulah s.a.w dikarenakan khawatir akan membangkitkan kesedihan Rosullulah saw, kemudian Wahsyi bertekad bagaimana bisa menggembirakan hati Rosullulah saw. Wahjsyi pergi meninggalkan Mekkah menyebarkan Islam di banyak Negri, sampai mendapat kesempatan yang meringankan hati dan rasa berdosanya.

Pada masa kekhalifah Abu Bakar As-Shiddiq terjadi pemberontakan dan pemurtadan besar-besaran dari kaum muslimin, Bani Hanifah mengakui Musailamah Al-Kadzdzab yang mengaku sebagai Nabi, kemudian Abu Bakar As-Shiddiq segera memerangi Musailamah Al-Kadzdzab. Disinilah Wahsyi bergabung dengan pasukan kaum Muslimin dan berhasil membunuh Musailamah Al-Kadzdzab seburuk-buruknya manusia sebagaimana dengan tombak yang sama ia telah membunuh orang yang terbaik setelah Nabi Muhammad s.a.w (Hamzah bin Abdul Muthalib ra).

Wahsyi seorang yang amat menyadari dan dapat memaksimalkan potensi yang ada pada dirinya. Dari seorang yang hanya berstatus Budak dengan hanya satu keahlian sebagai penombak yang mahir. Wahsyi mampu mengangkat derajat kehidupannya, walau sejarah mencatat dia pernah tergelincir dalam langkahnya.

Dari sirah nabawiyah, syaihk shafiyyur-rahman dan beberapa sumber.
Tulisan Bapak Achmad Syaukani di kompasiana ( sudah Ijin untuk share )

Kamis, 03 Februari 2011

Selamat Jalan Garry Neville


Salah satu bek kanan terbaik yang pernah dimiliki oleh Timnas Inggris dan Manchester United Garry Neville, hari ini menyatakan pensiun dari dunia sepakbola yang membesarkan namanya. Setelah 20 tahun lamanya, namanya menghiasi susunan skuad Manchester United di seluruh kompetisi yang diikuti, akhirnya dia menyatakan pengunduran dirinya di situs resmi United dan pernyataan itu berlaku mulai hari ini.

Garry Neville, adalah salah satu pemain hasil pembinaan pemain muda United yang sangat terkenal. Dia tergabung di Class ‘92 bersama Paul Scholes, Nicky Butt, Ryan Joseph Giggs, David Beckham dan sang adik yang kini menjadi kapten Evertoon Phillip Neville. Mereka bahu membahu membangun kejayaan United diakhir dekade ‘90-an. Class ‘92 yang melegenda ini akhirnya terpisah seiring kepergian Beckham ke Real Madrid, Nicky Butt ke Newcastle dan terkahir sang adik ke Evertoon tahun 2005 lalu. Tinggal Garry Neville, Scholes dan Giggs yang bertahan.

Garry Neville lahir Burry, Lanchasire tanggal 18 february 1975. Dia telah memainkan sebanyak 602 partai di semua ajang kompetisi yang diikuti oleh United dengan torehan 7 gol sepanjang 20 tahun kariernya di United. Sementara untuk Timnas Inggris di Garry telah bermain sebanyak 80 partai. Garry menjadi kapten di United sejak 2005 sampai akhir musim kemarin, seiring hengkangnya kapten United sebelumnya, Roy Keane. Sejak musim ini ban kapten dipegang oleh Nemanja Vidic, atas pertimbangan Garry sering absen tampil karena cedera yang akhir-akhi ini kerap mengganggu penampilannya.

Selama bermain dengan United, Garry telah menikmati berbagai gelar bergengsi di kancah sepakbola. Gelar tersebut adalah 8 gelar EPL, 2 gelar Liga Champion, 3 gelar FA CUP, 2 gelar piala Liga/Carling serta 1 gelar piala Interkontinental dan 1 gelar kejuaran dunia antarklub Plus FA Youth Cup 1992.

Berikut pernyataan pengunduran diri United yang dituliskannya di situs klub:

“Saya sudah menjadi penggemar Manchester United sepanjang hidup saya dan memenuhi setiap mimpi saya,” kata Neville dalam pernyataan United, Rabu (2/2).

“Jelas saya kecewa bahwa hari-hari bermain saya sudah sampai akhir, akan tetapi ini terjadi pada kita semua dan sudah tahu kapan waktunya, dan bagi saya waktunya adalah sekarang. “Saya sudah bermain dalam tim-tim sepak bola yang luar biasa, bermain bersama beberapa pemain-pemain terbaik di dunia juga melawan mereka dan saya beruntung menjadi bagian dari pencapaian tim dan sukses besar klub.”

Berbagai pernyataan menyambut keputusannya mundur dari dunia sepakbola terlontar baik dari rekan setim, mantan rekan setimnya maupun dari managernya di United. Fergie berkata ” Gary adalah bek kanan terbaik Inggris pada generasinya. Ia adalah contoh bagi setiap pemain muda profesional. (Neville) pekerja keras, cerdas, dan setia. Karier fantastisnya telah menjadikannya terpatri dalam afeksi suporter klub ini di mana pun,”

Sementara mantan rekan setimnya di akun FB untuk penggemarnya menuliskan “ My friend, Gary Neville, retired today. Not only is he a great person, he is one of the best defenders to have played the game. It was an honour to play with him at United and for England. He deserves all the praise and recognition.” dan telah di like sekitar 15004 orang dan berhasil dikomentari sebanyak 1528 orang sejauh ini.

David Gill selaku CEO Manchester United menyatakan jika klub membuka diri bagi Garry untuk bergabung di klub baik sebagai pelatih maupun jabatan yang lainnya. Gill berterima kasih atas dedikasi dan loyalitas Garry untuk United. “Jadi, sementara bagian hebat kariernya sebagai pemain sudah selesai, pengalaman, komitmen, dan energinya akan memastikan ia bisa terus memainkan sebuah peranan dalam klub ini, baik dalam bidang kepelatihan maupun bidang komersial” Kata David Gill.

Berikut biodata Garry Neville

Nama : Garry Alexander Neville

Lahir: Bury,Lanchasire 18 februari 1975

Karier : 1991-2011 = Manchester United ( 602 partai, 7 Gol)

Timnas Inggris = 80 caps

Gelar: English Primiere League = 9 gelar ( 1995-96, 1996-97, 1998-99, 1999-2000, 2000-01, 2002-03, 206-07. 2007-08, 2008-09)

Liga Champion = 2 gelar (1998-199 dan 2007-2008)

Piala dunia antarklub = 1 gelar

Piala FA = 3 gelar

Piala Liga = 2 gelar

Selamat jalan kapten

Rabu, 02 Februari 2011

Rooney Gemilang, Mu Tak Terhadang


Partai antara Manchester United Vs Asto Villa baru saja usai. Salah satu partai yang menghiasi pekan ke-24 liga primer inggris ini berhasil dimenangkan oleh Man United. Aksi gemilang Rooney menjadi penyumbang poin sempurna United untuk memantapkan posisi mereka di puncak klasemen EPL ini.

Partai baru saja berjalan satu menit, saat umpan spektakuler Edwin Van Der Sar dikonversi menjadi gol melalui tendangan vooley yang indah dari Rooney. Umpan jauh tersebut tepat dalam kontrol kaki Rooney yang dengan sekali sentuh langsung dikirim ke sisi gawang sebelah kanan Brad Friedel tanpa mampu dijangkaunya.

Praktis gol kilat United melalui kaki Rooney ini mempengaruhi mental pemain Villa. Sepanjang babak pertama pertahanan Villa menjadi sasaran serangan-serangan cepat United. Beberapa kali peluang lahir dari kaki Rooney, Berbatov dan Nani. Sayang hingga menjelang akhir babak pertama, United tidak bisa menambah pundi-pundi golnya. Memasuki injury time babak pertama, crossing akurat Nani menjadi sasaran empuk Rooney untuk menembak gawang Friedel dan kembali tembakan terukurnya tak mampu dijangkau oleh friedel yang telah mat langkah.

Babak kedua jalannya pertandingan tidak jauh beda. Lima penit pertandingan berjalan, kembali gawang Villa terancam melalui aksi Berbatov. Asik menyerang, United dikejutkan oleh aksi Darrent Bent yang mampu memperdaya Van Der Sar di menit ke-58. Dengan aksi menawan dia ,memanfaatkan umpan silang Stewart Downing untuk dikonversi menjadi gola balasan olehnya. Sayang gol tersebut ternyata menjadi gol pertam dan terkahir untuk Villa.

Selepas gol tersebut, United yang tampil tanpa Rafael di sisi kanan semakin mengganas serangannya dan terus memberi teror ke lini pertahanan Villa yang dikawal oleh kuartet Dunne, Walker, Clark dam James Collins. Puncak dari teror serangan United tersebut terjadi di menit ke-63. Memanfaatkan umpan tarik Rooney, Nemanja Vidic mengirim bola ke gawang Villa tanpa bisa dijangkau oleh Friedel. Penjaga gawang gaek asal Amerika tersebut hanya bisa terpaku melihat tendangan keras centre back asal Serbia terus menghunjam keras di jala gawangnya.

Di sisa waktu pertandingan United dan Villa saling bergantian memberikan tekanan ke lini pertahanan lawan. Sayang aksi tersebut tidak mampu menambah pundi-pundi gol mereka. Dengan kemenangan ini, United tetap kokoh di puncak klasemen EPL dengan poin 51 dari 24 laga yang telah dilalui. United unggul 4 poin dari posisi ke-2 yang ditempati rival lama mereka meriam London Arsenal yang memetik kemenangan dari Evertoon.

Susunan pemain:
MU: Edwin van der Sar; Nemanja Vidic, Rio Ferdinand, Patrice Evra, John O’Shea; Darren Fletcher (Anderson 34), Michael Carrick, Ryan Giggs, Nani; Dimitar Berbatov, Wayne Rooney
Villa: Brad Friedel; Richard Dunne, James Collins, Ciaran Clark, Kyle Walker; Stiliyan Petrov (Gabriel Agbonlahor 75), Jean Makoun, Ashley Young, Stewart Downing (Nigel Reo-Coker 80), Marc Albrighton (Emile Heskey 70); Darrent Bent

Berikut Klasemen EPL
No Klub Main M S K Nilai
Ket M = Menang, S = Seri, K = Kalah
1 Manchester United 23 14 9 0 51
2 Arsenal FC 23 14 4 5 46
3 Manchester City 24 13 6 5 45
4 Chelsea FC 23 12 5 6 41
5 Tottenham Hotspur 23 10 8 5 38
6 Sunderland AFC 24 9 10 5 37
7 Liverpool FC 24 9 5 10 32
8 Blackburn Rovers 24 9 4 11 31
9 Newcastle United 23 8 6 9 30
10 Stoke 23 9 3 11 30
11 Bolton Wanderers 24 7 9 8 30
12 Blackpool 23 8 4 11 28
13 Aston Villa FC 24 7 7 10 28
14 Everton FC 23 5 12 6 27
15 Fulham FC 23 5 11 8 26
16 West Bromwich Albion 23 7 4 12 25
17 Birmingham City 22 4 11 7 23
18 Wigan Athletic 24 4 10 10 22
19 Wolverhampton Wanderers 23 6 3 14 21
20 West Ham United 24 4 9 11 21
Top Skor
Gol Nama/Klub
17 D. Berbatov
14 Carlos Tevez
11 Andy Carroll
10 Kevin Nolan
9 Rafael van der Vaart
9 Johan Elmander
9 Tim Cahill
9 Samir Nasri
8 Florent Malouda
8 Didier Drogba
8 D Bent
8 Tim Cahil
6 Kevin Davies
6 S. Kalou
6 Peter Odemwingie
4 Theo Walcott
o1 o2
o1 o2Foto minjam di Okezone.com ( http://bola.okezone.com/read/2011/02/02/45/420478/united-jauhi-kejaran-arsenal )

tulisan sebelumnya NISBI

Polemik Walikota Surabaya Melawan Arogansi Dprd


Tri Rismaharini walikota wanita pertama di kota Surabaya ini semenjak dilantik pada sepetember 2010 lalu, seakan menjadi musuh nomor satu bagi kalangan legislatif kota tersebut. Tak terkecuali bagi partai yang mencalonkan dia sebagai walikota pada pemilukada Surabaya yang lalu yakni PDIP. Hal ini tak lepas dari keberanian dia berdiri kokoh mempertahankan kebijakannya yang menurut DPRD Surabaya tidak populis dan cenderung menguntungkan suatu golongan.

Walikota yang mantan birokrat di kota Surabaya tersebut berani membuat kebijakan yang kontroversial. di antara kebijakannya adalah menaikkan pajak reklame sebesar 400% untuk papan reklame raksasa dan penurunan 40% untuk papan reklame di bawah 8 meter. Serta keberaniannya mendukung warga yang menentang pembanguna tol tengah kota sejauh 23 km dari Waru sampai Tanjung Perak. Padahal proyek tersebut sudah disetujui oleh DPRD Surabaya dan merupakan proyek nasional dengan biaya sebesar 8 triliun rupiah.

Kebijakan pertama Walikota kelahiran Kediri ini menurutnya wujud kepedulian Rismaharini untuk mencegah Surabaya menjadi hutan Reklame seperti kota-kota besar lainnya. Selain merusak pemandangan kota, hal tersebut berisiko terhadap keselamatan pengguna jalan di kota Surabaya terhadap ancaman tertimpa papan reklame raksasa yang roboh tertiup angin kencang, seperti banyaknya kejadian yang menimpa pengguna jalan di beberapa kota besar lainnya. Sementara pemotongan pajak untuk papan reklame kecil semata-mata untuk memacu pengusaha menengah ke bawah agar lebih mudah beriklan.

Kebijaksanaan kedua, menurut Walikota yang semasa menjabat sebagai birokrat terkenal dengan proyek tamannya untuk menghijaukan Surabaya tersebut tidak akan menyelesaikan masalah kemacetan yang mengancam jalanan kota pahlawan tersebut. Menurut Rismaharini dan juga diperkuat dengan pernyataan beberapa pengamat transportasi dalam suatu diskusi beberapa waktu yang lalu, Tol tengah kota hanya akan mengurangi kemacetan untuk jangka waktu yang pendek, setelahnya akan memperparah kemacetan karena memicu warga sekitar untuk membeli kendaraan pribadi. Sehingga jangka panjangnya kemacetan di sekitaran pintu masuk tol semakin tak terkendali dan membunuh roda perekonomian warga di sekitar jalan tol tersebut.

Beberapa pengamat transportasi yang hadir juga memberi contoh bahwa beberapa kota maju di luar negeri sudah menghancurkan tol tengah kota dan lebih memilih membangun jalan lingkar luar kota untuk mengurai kemacetan tersebut. Beberapa kota tersebut diantaranya Seoul di Korea selatan, Detroit di Amerika dan beberapa kota lainnya.

Karena 2 kebijakan yang menurut DPRD tidak populis tersebut, maka DPRD Surabaya yang dimotori oleh partai Demokrat mengadakan hak angket untuk melengserkan Walikota. Dengan dukungan 6 dari 7 fraksi di DPRD Surabaya, akhirnya Walikota diberhentikan. Dan anehnya PDIP kota Surabaya melalui kepengurusan Wisnu Sakti Buana malah mendukung proses pelengseran tersebut, padahal partai ini yang mendukung Risma-Bambang maju sebagai pasangan Walikota-wakil walikota Surabaya pada pemilukada beberapa waktu yang lalu.

Sontak keputusan Wisnu CS ini mendapat teguran keras dari DPP PDIP. Megawati segera memerintahkan DPC PDIP Surabaya untuk mengamankan Risma-Bambang dari ancaman impeachment atau kepengurusan DPC PDIP Surabaya akan dibekukan berdasarkan surat instruksi dari ketua DPP PDIP yang ditandatangani oleh Megawati sendiri melalui surat nomor 735/IN/DPP/II/2011 tertanggal 1 Februari 2011 yang tidak mengizinkan segala bentuk upaya penurunan Tri Rismaharini dari jabatannya sebagai Walikota Surabaya. ( disini )

Sementara menteri dalam negeri Gamawan Fauzi dalam suatu wawancara dengan detik menyatakan bahwa pemakzulan tersebut tidak pada tempatnya. Karena walikota dan jajarannya tidak melanggar hukum sehingga pemakzulan tersebut tidak sah. Jika ada perda yang dibuat walikota tidak sesuai/bertentangan, maka DPRD tidak bisa semena-mena melengserkan walikota terpilih. Menurut mendagri. setidaknya ada 3 alasan yang bisa dijadikan alasan untuk menurunkan kepala daerah terpilih yakni: Pertama, meninggal dunia, kedua, kalau dia minta berhenti atau yang ketiga karena diberhentikan. Penyebab berhenti itu diatur di dalam UU No 32 baca pasal 29, 30, 31. Ada dua alasan berhenti, pertama dia melanggar sumpah janji dan dua, dia tidak sanggup melaksanakan tugasnya sebagai kepala daerah.Karena itu, mendagri meminta walikota tetap menjalankan tugasnya. ( Disini )

Menanggapi aksi pemakzulan dirinya oleh DPRD Surabaya, walikota berusia 50 tahun tersebut enggan berkomentar dan juga berkompromi dengan legislatif untuk mengamankan posisinya dari arogansi legislatif Surabaya tersebut. Wanita lulusan ITS tersebut enggan melayani beberapa permintaan wartawan yang ingin mewawancarai beliau.

Buntut dari aksi pencopotan tersebut, selain menimbulkan gejolak di tubuh PDIP Surabaya, juga mengakibatkan DPP dan DPD Partai Demokrat tempat bernaung ketua DPRD Surabaya Wisnu Wardhana membentuk tim verifikasi untuk Wisnu. Selain itu wisnu juga terancam di PAW-kan oleh pengurus Demokrat Surabaya. Wisnu Wardhana dijadwalkan hari ini dipanggil pengurus DPD PD Jawa Timur untuk diinterogasi mengenai keterlibatannya dalam pemakzulan Risma yang menurut Ketua DPD PD Jatim Ibnu Hadjar bertentangan dengan kebijakan partai yang melarang anggota partainya menjadi oposan.

Sementara beberapa element masyarakat Surabaya berencana terus memberikan dukungan untuk Risma agar tetap bisa menjalankan tugasnya sampai berakhirnya masa jabatannya nanti. Element masyarakat itu antara lain: laskar Ababil, Ikamra ( Ikatan Keluarga Madura), TAP MPRS ( Tim Anti Penggusuran Masyarakat Pinggir Rel Surabaya ) dan beberapa element masyarakat lainnya. Selain memberi dukungan untuk Risma, mereka juga meminta Wisnu Sakti Buana selaku wakil ketua DPRD dan Wisnu Wardhana selaku ketua DPRD untuk turun dari jabatan. Karena kebijakan mereka berdua malah merugikan warga Surabaya.

Sementara gubernur Jatim Soekarwo juga membentuk tim khusus untuk menangani kasus tersebut. Menurut Soekarwo, langkah tersebut untuk membentuk second opinion atas pemakzulan walikota Surabaya tersebut. “Nantinya akan bahas Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 dan berbagai pasal yang menyangkut kasus Surabaya. Dan saya sudah undang ahli hukum administrasi negara dan ahli hukum tata negara,” kata Gubernur Jatim, Soekarwo saat pelantikan pengurus pramuka Jatim tersebut.

Jika suatu kepala daerah yang membuat perda untuk penyelarasan pembangunan daerah yang dipimpinnya, harus tunduk dengan tuntutan legislatif, apa gunanya mereka dipilih oleh rakyat? Bukankah seharusnya DPRD dalam membuat keputusan dan memberi masukan kepada pemkot setempat tidak hanya mementingkan kepentingan jangka pendek, tapi kepentingan jangka panjang. Sehingga apapun perda yang telah ditetapkan pemimpin daerah jika memang perlu dikritisi silahkan, tapi bukanlah berarti harus menurunkan pemimpin daerah yang telah dipilih oleh rakyat. Apalagi pemerintah yang baru berjalan dalam hitungan bulan. DPRD adalah partner PEMKOT/PEMDA setempat, bukan tukang veto kebijakan yang dibuat oleh birokrat.

Semoga arogansi legislatif di Surabaya tidak merembet ke daerah lain. Sehingga pemda/pemkot yang bervisi pembangunan jauh ke depan tidak takut untuk membuat perda yang baik, tanpa takut diintervensi oleh pemakzulan dari legislatif. Cukup arogansi tersebut terjadi di Surabaya, agar demokrasi kebebasan ala legislator setempat tidak memakan korban lagi.

Denpasar,02022011.0738

Masopu

sumber : Detik surabaya dan bbc london sesi siaran bahasa indonesia.

Siluet Dua Hati



Dear diary

Aku mau cerita ni sahabat terbaikku. Yang selalu mau menjadi tempat curahan segala keluh kesah hidupku. Dalam suka dan dukaku, kau selalu setia menemaniku meski kau tak akan pernah mampu memberiku solusi untuk setiap masalahku. Tapi setidaknya hadirmu, memberiku sedikit ketenangan dalam hiudupku.

Diary……….

Aku mengenal mas Arya sejak 3 bulan yang lalu. Sepanjang waktu itu, aku semakin terpikat oleh elok lakunya serta lembut tutur katanya. Aku ingin dia menjadi kekasih hatiku. Aku ingin dia segera berkata ” Aku Cinta Kamu ” kepadaku. Bahkan seringkali mimpi itu terus menemaniku.

Diaryku sayang………..

Aku meski mengharapkan dia melakukannya, sesungguhnya aku masih bingung sama dia. Perhatiannya kepadaku sesungguhnya wujud apa sih? Tapi aku tak peduli. Yang jelas aku sudah lama jatuh cinta kepadanya. Sejak pertama bertemu aku telah menyukainya, meski aku belum tahu apakah dia juga menyayangiku.

Diaryku yang manis……..

Bantu aku dengan do’amu ya, semoga dia juga merasakan hal yang sama. Aku tak ingin dia hanya memberiku angin surga. Aku ingin perhatiannya selama ini adalah wujud cinta kasihnya untukku. Do’ain aku ya Diaryku.

Segera Widya menutup diary pink kesayangannya, sambil terus berharap dan berdo,a semoga Arya mempunyai rasa yang sama dengannya. Setelah menciumnya, segera dia taruh diary tersebut di bawah bantalnya dengan menyimpan harapan besar agar ketemu Arya dalam mimpi indahnya.

==============

Aku masih duduk termangu di pinggiran pantai. Kembali aku teringat dengan kata-kata Dhani tadi siang.

” Arya, kamu tidak bisa mendiamkan masalah ini terus. Secara gak langsung sikapmu telah membuka peluang untuk Widya menyalah artikan sikapmu. Kamu harus tegas sekarang, agar jangan sampai masalah ini terus berlarut. Semakin lama kamu mendiamkan masalah ini, semakin besar harapan Widya terhadapmu. Dan saat kamu memutuskan nanti, efeknya untuk dia semakin buruk. Segera buat keputusan ya. Mana Arya yang dulu begitu tegas membuat keputusan. Jangan jadi cengeng kayak gini ya!!!” Nasehat Dhani itu begitu mengganggu aku.

Memang semua nasehat itu benar. Aku tak boleh membiarkan masalah ini berlarut-larut. Aku harus segera menjelaskan kepada Widya, jika kebaikanku selama ini adalah wujud kasih sayang seorang kakak terhadap adiknya. Aku sudah menganggap dia seperti adikku. Dan tak mungkin aku bisa mencintainya saat ini. Karena cintaku hanya untuk Eliza Nur.

Segera aku ambil hp-ku. Tak berapa lama tanganku segera sibuk mengetik sms ke Widya.

” Wid kutunggu kau di Hard Rock jam 7 malam. Ada hal penting yang harus aku bicarakan denganmu.”

Segera kukirim sms tersebut kepada Widya. Tak lama kemudian widya membalas sms tersebut dan menyatakan bersedia menemuiku.

==================================

Jarum jam baru saja mendekati pukul 19.00 saat langkah kaki dan tatapan mataku menemukan sosok Widya sedang duduk termangu sendiri di meja no. 13 yang terletak di sudut ruangan dengan temaram lampunya yang menyejukkan pandangan mata. Dia menggunakan baju biru yang merupakan warna kesukaannnya dan merupakan hadiah ulang tahunnya yang ke-21 dariku. Hadiah itu aku berikan beberapa waktu lalu saat aku menghadiri acara ulang tahunnya di rumah orang tuanya. Dia kelihatan begitu dewasa dengan pakaian tersebut.

” Hai Wid! Dah lama datangnya?” tanyaku menyapa dia sambil duduk di depannya.

” Baru mas, ni juga belum sempat minuman mas. Mau pesan apa ni biar sekalian saja ya?” Tanya Widya

” Capucino saja Wid” Kataku sambil menunduk untuk mebenarkan posisi dudukku.

Setelah itu untuk beberapa saat aku dan dia sama-sama terdiam hanyut dalam alam lamunan masing-masing. Aku jadi bingung harus memulainya dari mana. perlahan-lahan aku terus menghirup nafas dengan teratur agar hatiku semakin tenang. Hampir selama setengah jam aku dan Widya terdiam dalam lamunan masing-masing.

” Wid boleh aku mulai bicara sekarang ya?” Tanyaku sambil meminum capucino yang dah lama terhidang di mejaku, setelah aku yakin jika hatiku telah siap mengutarakannya.

” Silahkan mas. Ada masalah apa nih?” kata Widya

” Wid, Benarkah kamu mempunyai rasa cinta terhadapku?”

” Mas Arya kenapa menanyakan hal itu mas?”

” Wid aku hanya ingin memastikan sebelum aku menentukan sikap.”

” Mas aku memang tertarik sama mas sejak mengenal mas Arya 3 bulan yang lalu mas. Kenapa mas?” tanya Widya sambil menggeser duduknya sedikit ke belakang agar bisa bersandar.

” Wid aku minta maaf, aku memang menyayangimu. Tapi aku telah mempunyai seorang kekasih Wid. Itu kenapa aku kesini mengajakmu. Untuk menjelaskan semuanya ke kamu tentang hal itu. Rasa sayangku ke kamu hanyalah sayang seorang yang ingin menjadi kakakmu. Tak lebih” Kataku sambil menyerahkan liontin yang telah aku buka sebelumnya ke Widya. Di liony=tin tersebut terpasang fotoku dan Eliza Nur berdampingan.

” Jadi mas sudah punya pacar. Dan ternyata mas adalah pacar mbak Eliza yang di rawat di RS tempat kita ketemu itu mas?” Tanya Widya.

” Iya, dia pacar aku dan memang waktu itu aku menjaganya. Atas permintaan dia aku tak boleh cerita ke kamu.”

” Kenapa mas?”

” Karena dia gak ingin semua orang tahu hubungan kami. itu kenapa kami jarang terlihat bersama.” Jawabku menjelaskan.

” Bukankah dia menderita suatu penyakit yang sangat parah mas? Dan memungkinkan dia tuk tidak bisa mempunyai keturunan?” Tanya widya.

” Benar Wid. tapi aku mencintainya dan siap menerima dia apa adanya.” Sambil menerima liontin yang diserahkan kembali kepadaku oleh Widya.

” Terus apa mas gak menyesal dengan keputusan mas?”

” Tidak Wid. Apapun adanya dia, itulah yang terbaik yangTuhan kirim buatku. Dan aku percaya semua itu hanyalah batu ujian buatku. Jika lulus kemulian akan menantiku di kehidupan nanti Wid” kataku

” Baiklah mas, meski aku berat menerima kenyataan ini tapi aku menyadari keputusanmu. Aku salut dengan kejujuran dan kesetianmu mas. Maaf jika aku telah mengganggu hari-harimu. Bolehkah aku menjadi adikmu mas?” Tanya Widya sambil menahan kristal-kristal bening yang mulai mengalir di pipinya.

” Aku bersyukur kalau kamu mau jadi adikku Wid” kataku.

” Ijinkan aku menciummu sebagai adik mas” kata Widya.

” Ok wid. Aku ijinkan kamu melakukannya.” Jawabku

Perlahan Widya datang kepadaku, kemudian memeluk dan mencium aku. Ya ciuman seorang adik angkat terhadap kakaknya. Dengan iringan lagu ” Hidupmu Hidupku” dari Zigas yang mengalun sahdu di telinga kami berdua. Aku merasakan gejolak jiwanya yang mencoba bertahan dari keruntuhan karena rasa yang tiada berbalas.

Tak terasa waktu terus berlalu. seiring berakhirnya lagu tersebut, aku meminta ijin pulang dulu. Segera aku berdiri dan kembali memeluknya untuk sekedar berpamitan dan mencoba menguatkan hatinya.

Denpasar, 02022011.1452

Masopu

Nisbi


Aku terdiam dalam senandung serangga malam

Saat kulihat aku hanyalah bayang kelam bagi hadirmu

Yang selalu terbalut sinar yang temaram

Aku hanyalah liliput kecil di matamu nan sayu

Aku sadari kini kau bukanlah seperti bulan yang suka berbagi cahaya

Kau hanyalah lentera yang menyinari, tapi biarkan dirimu musnah terbakar

Kau telah termabuk oleh pujian dan semakin anti dengan kritikan

Karena bagimu itu hanyalah tanda kesyirikan akan dirimu yang berlebihan

Aku tersadar kini siapakah dirimu kawan

Kamu bukanlah yang terbaik yang dikirimkan Tuhan

Kamu tak lebih dari fatamorgana dalam keterbatasan inderaku


Denpasar, 2701-02022011.0132
Masopu

Kamis, 27 Januari 2011

Cintaku Tertawan Pak Polisi

“Vit aku mau melamarmu.” Kata Beni

Duh kenapa kata itu begitu indah. Mas Beni benar-benar tahu jika selama ini aku mengharapkan hal itu keluar dari mulutnya. Meski baru sekarang kau mengatakannya, aku sangat suka mas. Kau tahu kan mas, sejak aku resmi jadi pacarmu 15 bulan lalu, kata-kata itu selalu aku nanti. Dalam mimpi aku selalu berharap kamu mengatakannya. Dan kini saat kau hadir di acara wisudaku, kau ucapkan kata itu. Itu kado terindah yang pernah aku terima seumur hidupku untukmu mas Beni. Lebih indah dan berarti dari gelar cumlaude yang aku terima. Terima kasih sayang, aku akan menunggu lamaran resmimu untukku. Dan aku berjanji, aku akan selalu menjaga ketulusan cinta ini untukmu.

=============

18 bulan sebelumnya

Braakk…… Aku terkejut saat mobil di depanku berhenti mendadak. Segera aku menginjak rem mobilku dan berhenti . Aku turun dan aku makin terkejut saat aku lihat seorang polisi tergelatak di jalanan tak jauh dari mobil yang depanku.

” Ah gara-gara nyetir sambil baca sms gini dah jadinya, hilang konsentrasi akhirnya nabrak orang lagi” Gurutuku untuk pengemudi mobil di depanku tadi sambil mendekati polisi yang ditabrak mobilnya tadi.

” Pak tolong bantu saya untuk membawa polisi ini ke rumah sakit pak” Kataku minta tolong ke seorang pengguna jalan yang lewat. Dengan susah payah aku memasukkan polisi tersebut ke dalam mobilku dan segera membawa ke rumah sakit terdekat.

Sesampainya di rumah sakit segera polisi naas tersebut ditangani oleh seorang dokter jaga. Tak berapa lama setelah masuk ke ruang perawatan, muncul seorang perawat yang memberi tahu kalau polisi tersebut tidak mengalami luka yang parah hanya pergeseran sendi lututnya. Dan menurut perawat tersebut dia hanya butuh waktu sekitar 7-10 hari untuk menjalani perawatan di rumah sakit.

Sekitar sejam kemudian seorang dokter memanggilku dan memberi tahu kalau polisi korban tabrakan tadi ingin berbicara dengan aku. Segera kuambil tasku dan bergegas masuk ke ruang perawatan tersebut.

” Terima kasih mbak telah menolong dan mengantar saya ke rumah sakit ini. Mungkin jika tidak ketemu mbak, belum tentu saya segera dibawa ke rumah sakit.” Kata polisi tersebut sambil menyodorkan tangan kanannya menyalamiku.

” Jangan gitu pak, itu hanya kebetulan saja saya lewat. Pas lihat bapak tergeletak di jalan ya saya tolong saja ke rumah sakit pak” Jawabku

” Ah kamu bisa saja. Jangan panggil saya pak ya, saya masih muda kok dan belum berkeluarga. Gak enak banget dipanggil pak. Kayak yang sudah punya anak saja. Kenalin nama saya Beni Iriawan. Namamu siapa?” tanya polisi tersebut

” Saya Vita Mahadewi pak” jawabku

” Lo masih panggil pak, panggil namaku langsung saja gak apa-apa. aku baru kok jadi polisi. Baru 1 tahun6 bulan keluar dari pendidikan. ” Katanya lagi

” Iya mas Beni” Kataku sambil tersipu

” La gitu kan enak Vit. Kamu dah kerja apa masih kuliah sekarang?” Tanya Beni

” Saya masih kuliah mas. Tadi baru pulang kuliah pas lihat mas Beni tergeletak di jalan mas. Ngomong-ngomong saya kabari keluarga mas ya, tentang kejadian ini” kataku

” Gak usah Vit. Aku sudah tidak punya keluarga. Aku anak yatim piatu Vit.” Jawabnya

” Yatim piatu mas? yang benar mas? kalau gak aku telponin paman atau bibi mas? Mau gak?” Tanyaku sedikit tak percaya dengan yang dia katakan.

” Vit aku yatim piatu. Aku hanya punya seorang Bibi yang kebetulan sekarang jadi TKW di Hongkong. Jadi gak mungkin kamu kabari dia, andai bisa juga gak mungkin dia bisa pulang.”kata Beni sambil meringis menahan sakit.

” Terus nanti yang merawat mas siapa? Adakah teman mas sudah dihubungi mas?”Tanyaku

” Tadi saya sudah minta tolong suster untuk menelpon teman saya dan dia akan datang nanti setelah selesai dinas jam 7 malam.” Jawabnya

Setelah ngobrol lama dan panjang lebar akhirnya saya memutuskan untuk menjenguk dia setidaknya sehari sekali untuk membantu merawat luka-lukanya dan juga berkonsultasi dengan dokter. Waktu yang terus berlalu akhirnya membawa suasana keakraban antara aku dan dia semakin baik. Beni yang kelihatannya pendiam, ternyata seorang yang baik dan enak diajak ngobrol. Hari berganti tiada terasa, Selepas keluar dari rumah sakit aku sering membantu dia untuk melakukan check up ke rumah sakit sampai akhirnya dokter menyatakan kalau dia sudah sembuh seperti sediakala.

” Vit hari ini aku ingin bertemu denganmu. Kalau kamu gak keberatan entar malam aku tunggu kamu di Waroeng Keboen Cempaka Tantri jalan Padjajaran jam 7 malam.” begitu bunyi sms darinya di suatu pagi yang cerah yang segera aku balas dengan kata-kata iya.

Jam 7 malam tepat aku sampai di Waroeng Kebun Cempaka Tantri yang telah di sms-in ke aku tadi. Kulihat dia sudah menunggu di kursi pojok dekat jendela dengan pemandangan nampak terlihat indah dari view itu. Ya kerlipan lampu-lampu di perumahan mewah di sebelah kiri kursi yang kami duduki terlihat begiti indah dan menawan.

” Hi mas, dah lama menunggu di sini?” Sapaku berbasa-basi

” Hi Vit. gak lama, baru lima menitan saya nyampek. Saya baru pesan minuman untuk saya saja dan lagi disiapin. Kamu mau pesan minum apa Vit?” tanyanya

” Capuccino Ice saja mas” Kataku

” Mas tolong tambahin Capuccino Ice-nya satu ya mas” Kata Beni kepada pelayan restoran yang datang dengan senyum ramahnya tersebut.

Terus terang aku baru pertama kalinya ke restoran ini. Memang hampir tiap hari aku lewat di depan restoran ini, tapi baru sekaranglah aku ke sini, itupun setelah mendapat ajakan ketemuan dengan mas Beni di sini. Ternyata restoran ini tempat yang asik untuk nongkrong dan kebetulan malam ini ada acara musik yang diiringi oleh organ tunggal. Dan aku lihat selain pelayannya ramah, player musiknya juga jago mainnya. terbukti beberapa kali pengunjung yang ikutan nyanyi bisa diiringinya dengan baik.

” Mas ada apa sih mas ngajak aku kesini? Adakah hal penting yang ingin mas sampaikan kepada saya mas?” Tanyaku ke Beni setelah hampir 30 menit lebih kami ada di situ.

” Vit, kamu tunggu di sini ya. Aku mau ikutan menyanyi dulu.” Katanya tanpa menjawab pertanyaan yang aku berikan.

Beni segera berjalan menuju panggung kecil yang ada di depan pengunjung restoran tersebut. Dia berbicara sebentar dengan MC yang ada dan juga dengan player yang setia mengiringi penyanyi-penyanyi di cafe ini, maupun pengunjung yang ingin sumbang suara.

” Untuk semua pengunjung yang saya hormati, saya minta maaf karena mengganggu kenikmatan anda menikmati alunan musik yang ada di sini. Ijinkan saya menyanyikan sebuah lagu dari Yovie and Nuno yang berjudul ” Tak setampan Romeo” yang spesial saya nyanyikan untuk orang yang malam ini hadir menemani saya. Saya ingin menyatakan kalau saya mencintainya dan lagu ini khusus untuknya.Sekali lagi untuk Vita Mahadewi, saya mencintaimu” Kata-kata Beni sebelum menyanyi.

Deg. Detak jantungku seakan berhenti sesaat ketika dia menyatakan perasaannya dan lagu yang dia nyanyikan itu untuk aku. Meski aku tertarik padanya,Aku tak menyangka jika dia akan menyatakan di depan orang banyak seperti sekarang. Aku mendengarkan tepukan tangan yang meriah sesaat setelah dia menyatakan perasaannya. Ternyata suara Beni sangat enak untuk didengarkan, tak terasa syair lagu dan juga kata-katanya tadi telah mengaduk-aduk perasaan saya, sehingga tidak terasa ada butiran-butiran bening meleleh dari mataku. ya aku terharu mendengar kata-katany tadi dan ini membuat aku tak begitu konsentrasi dengan syair lagu tersebut. Pikiranku masih terbawa melayang mendengar kata-kata sebelum Beni menyanyi tadi.

Mimpikah aku kau ada disampingku
Yang selama ini jauh dari genggamanku
Aku pesimis merasa ini takkan mungkin
Berharap ini bukan cinta sesaatmu

Mungkin aku tak setampan romeo
Aku juga tak bergelimang harta
Namun tak ku sangka dapatkan dirimu
Yang lebih indah dari seorang juliette

Engkau kini bagaikan putri yang terindah
Menghiasi bunga ditaman jiwaku
Ku sadari banyak yang inginkan kamu
Berharap kamu untuk aku selamanya

Mungkin aku tak setampan romeo
Aku juga tak bergelimang harta
Namun tak ku sangka dapatkan dirimu
Yang lebih indah dari seorang juliette

Mungkin aku tak setampan romeo
Aku juga tak bergelimang harta
Namun tak ku sangka dapatkan dirimu
Yang lebih indah dari seorang juliette

Mungkin aku tak setampan romeo
Aku juga tak bergelimang harta

Mungkin aku tak setampan romeo
Aku juga tak bergelimang harta
Namun tak ku sangka dapatkan dirimu
Yang lebih indah dari seorang juliette

Namun tak ku sangka dapatkan dirimu
Yang lebih indah dari seorang juliette
” Bagaimana suaraku tadi Vit?” Tanya Beni yang tanpa aku sadari ternyata telah selesai menyanyi

“ Aaaapa mas?” Tanyaku tergagap sambil menyeka butiran air yang turun

” Bagaimana kamu mau menerima aku sebagai pacarmu gak Vit?” tanyanya

” Ma… ma….. mau mas. aku maku jadi pacarmu” Jawabku dengan muka memerah.

” Terima kasih Vit telah mau jadi pacarku. Aku sangat bahagia mendengarnya.” kata mas Beni sesaat sebelum mengecup keningku dengan spontan.

” Mas jangan gitu. gak enak dilihatin banyak orang tuh” Jawabku yang makin malu.

” Hehehehehehe sory ya, terlalu bahagia sampai lupa kalau kita tidak sedang berdua saja di sini.” Jawabnya

Setelah hampir 2,5 jam disana, akhirnya kami berdua memutuskan untuk pulang. Kami pulang dengan sejuta rasa yang menggelora di dada. Dan hari ini menjadi hari yang bersejarah bagi aku dan juga mas Beni. Kami resmi menjadi sepsang kekasih. Meski awal perkenalan aku dan mas Beni terjadi secara tidak sengaja.

Denpasar’, 24012011.0522

Masopu

Sesal yang Terlambat

Kuterbujur menatap langit-langit pekat

Berselimut hitam yang semakin melekat

Tanpa bisa bertindak selain mataku tercekat

Menatap sosok tiada kukenal mendekat

Berwajah kemarahan yang mengkilat

Sudutkan aku dalam nada tak berlafadz

Aku yang selalu pongah dengan egoku yang membara

Lemah tiada daya laksana butiran kapas di udara

Aku yang bangga dengan harta dan wanita yang selalu kupuja

Kini lemah sendiri tiada lagi berdaya

Terhimpit karang sesal yang tiada guna

Terlambat langkah tuk kusurutkan

Karena kini mataku tak lagi mampu menoleh kenangan

Tak mungkin lagi kuatur langkah kedepan

Karena kini ku tiada lagi berhaluan

Himpitan dinding dingin ini membuatku terasa membeku

Sementara aku tergolek tak berdaya melawan tatapanmu

Tatapan penuh amarah yang tak pernah kusangka

Menegur aku dengan sejuta tanya yang tak mampu kujawab

Ya aku tak mampu bersuara untuk semua tanya yang pernah aku lakukan

Aku tersedu dalam kesendirian dan ketidak berdayaanku

Aku tergagap lepas dari pongah yang dulu begitu kubanggakan

Sementara aku kini tiada lagi berdaya

Bahkan hanya untuk menangis dengan ratapan sesalpun kini aku terlupa caranya

Tuhan………………….

Ku tiada sanggup mengharap kemulyaan yang pernah kau janjikan

Tapi……………………….

Ku tak jua sanggup menerima kehinaan akibat lalai yang aku lakukan

Tuhan…………………….

Masih pantaskah aku mengharap belas kasihmu

Sementara ragaku kini terpisah dari jiwaku

Sementara nafas pun kini telah berlalu dari jantungku

Tuhan……………………………….

Sesalku telah terlambat aku lakukan

Karena tak mungkin kau beriku kesempatan kini

Selain menghadapi siksa atas apa yang aku perbuat selama ini

Ohhhhhhh Tuhanku

Hanyalah rintihan ini yang mampu aku ucapkan

Karena semua waktu yang kau beri telah terlewatkan

Tanpa sempat aku manfaatkan untuk mengabdi padamu dengan keikhlasanku

Denpasar, 26012011.1344

Masopu

Terbukti Nurdin Galang Dukungan

Teriakan CEO Persebaya 1927 Saleh Mukoddar beberapa hari yang lalu ternyata bukan hanya isapan jempol belaka. Seorang pengurus Persija Jakarta Toni Tobias menyatakan jika memang ada lembar pernyataan yang minta di tanda tangani oleh Pengurus PSSI mulai dari Pengcab, Pengprov dan juga manajemen Klub. Menurut Toni surat itu memang ada untuk menggolkan Nurdin Halid untuk menjadi ketua PSSI di periode 2011-2015dalam Munas di kepulauan Bintan 19 maret nanti.

Menurut Toni ada 2 selebaran surat dukungan yang harus ditandatangani oleh pengurus yang bersangkutan. Satu surat untuk dukungan terhadap Nurdin dan satu lenbar lagi untuk dukungan terhadap executive comitioen PSSI. Untuk memuluskan dukungan yang dibutuhkan oleh Nurdin Halid, Dia menjanjikan untuk masing-masing klub peserta ISL akan mendapatkan dana rp 2 miliar pertahun, sementara divisi utama 300 juta rupiah.Bahkan kedua surat tersebut juga dilampiri dengan materai senila 6000 ruppiah.

Dalam surat dukungan itu tertera tulisan dukuang terhadap Nurdin, yang berbunyi sebagai berikut: ”Pernyataan Dukungan Ketua Umum PSSI Periode 2011-2015. Nama kandidat: Drs HAM Nurdin Halid. Tanggal Lahir: 17 November 1958. Dengan ini menyatakan bahwa kami menominasikan dan memilih Drs HAM Nurdin Halid sebagai Ketua Umum PSSI periode 2011-2015,”

Masih menurut Toni, surat dukungan itu sebenarnya sudah diserahkan oleh pengurus klub, pengcab dan pengprov hari jum’at tanggal 21 januari kemarin. Hal ini menurut Toni menunjukkan jika pengurus klub, Pengcab dan pengprov masih setia memberi dukungan kepada Nurdin. Meski sebagian besar insan sepakbola Indonesia sudah berharap adanya pergantian pengurus PSSI, tapi pengurus klub, pengcab dan pengprov yang punya hak suara malah masih mendukung Nurdin.

Pernyataan Toni tersebut seakan mementahkan bantahan yang diberikan oleh Nurdin Halid beberapa hari ini. Nurdin dengan lantang menyatakan bahwa tidak ada penggalangan dukungan untuk memuluskan keinginannya menduduki jabatan sebagai ketua umum PSSI lagi. Dia berdalih semua itu murni dari pemilik hak suara di Munas PSSI, bukan atas inisiatif Dia ataupun pengurus PSSI yang lain. Tapi nyatanya surat dukungan itu ber-op surat resmi PSSI, jadi mustahil apabila dia mengaku tidak tahu adanya penggalangan dukungan untuknya.

Jadi dengan beredarnya surat meminta anggota pengurus klub, pengcab dan pengprov umtuk mendukung Nurdin Halid sebagai ketua Umum PSSI yang baru, bisa dipastikan pada Munas di pulau Bintan nanti Nurdin bisa terpilih secara aklamasi. Hal ini sekaligus menutup peluang calon-calon lain yang lebih berkompeten untuk mencalonkan diri apalgi menduduki jabatan ketua umum PSSI.

NOTE : Foto surat dukungan untuk Nurdin Halid meminjam dari kompas.com

Mavi Marmara Pembuktian Cintaku



Malam baru saja beranjak melewati paruh pertamanya, saat kilatan-kilatan lampu dari beberapa kapal patroli perairan perbatasan bergantian menyoroti setiap sisi dari kapal yang aku tumpangi. Bunyi beberapa kali tembakan peringatan dan suara speaker serta sirine yang tiba-tiba bersahutan membuat aku yang setengah tertidur tergagap bangun. Tak lama kemudian nampak beberpa helikopter berputar-putar sebentar di atas kapalku. Setelah melihat keadaan memungkinkan segera beberapa orang berpakaian militer meluncur turun melalui tali yang terjulur dari perut helikopter tersebut. Setelah mendarat di atas geladak kapal, mereka berteriak-teriak sambil menodongkan senjata kepada para penumpang kapalku.

Beberapa penumpang yang merasa kaget, spontan memberikan perlawanan dengan tangan kosng maupun bersenjatakan tas atau handycam yang mereka bawa. Namun apalah arti perlawanan mereka yang menggunakan tangan kosong dan peralatan seadanya, jika dibandingkan dengan moncong - moncong senjata serbu yang telah siap memuntahkan peluru-peluru tajamnya. Dalam hitungan menit, beberapa orang nampak menggelepar diterjang peluru-peluru tak bermata mereka. Ada yang langsung tewas, adapula yang hanya mengalami luka tembak. Selain itu beberapa penumpang lainnya juga mengalami luka lebam akibat pukulan gagang senjata pasukan tersebut.

Aku yang berdiri agak jauh dari tempat pendaratan pasukan tersebut tak luput dari serangan mereka. Mereka terus berteriak – teriak agar aku dan penumpang lainnya diam dan menyerahkan diri. Namun karena terus mendapatkan pukulan baik dengan pentungan yang mereka bawa, maupun dengan gagang senapan mereka, aku dan beberapa penumpang lainnya tidak mau tinggal diam. Akhirnya korban yang berjatuhan di pihak relawan semakin banyak.

Mengetahui hal tersebut, antara tersadar dan tidak, aku yang tak begitu mengerti bahasa mereka segera berinisiatif sembunyi di balik tumpukan kotak obat dan bantuan kemanusian yang ada di sampingku. Tapi tanpa kusadari ternyata sejak tadi sudah ada salah seorang dari pasukan tersebut mengarahkan moncong senjatanya ke aku. Saat melihat aku bergerak sedikit dari posisiku berdiri, tiba-tiba terdengar letusan senapan dari arah prajurit tersebut.

Dorrr……… Beriringan dengan bunyi tembakan tersebut, tubuhku rebah dengan memegang bagian kiri dadaku. Darah mengucur dengan deras dari lubang yang menganga tersebut. Sebentar saja tubuhku menggeliat sambil beberapa kali terus menyebut namaMu. Perlahan suaraku semakin lirih dan semakin terbat-bata, sebelum akhirnya seulas senyumku mengiringi hembusan nafas terakhir yang keluar dari tenggorokanku. Senyum yang menurutku adalah senyum kemenanganku untuk menemui cinta sejatiku, Yakni keyakinanku tentang perjuangan atas nama sisi kemanusianku.

===========================================================================

Namaku Michael O’Keane. Aku hanyalah seorang warga Inggris biasa yang sedang menjalani hari-hariku dengan rutinitasku sebagai mahasiswa di suatu perguruan tinggi ternama di kota London. Di umurku yang menginjak 20 tahun, aku berkenalan dengan seorang mahasiswi asal Palestina yang berusia lebih muda beberapa bulan dariku. Dia sudah hampir 1 tahun menuntut ilmu di kampusku.

Sejak mengenal dirinya hari - hariku jadi berubah. Aku yang tadinya termasuk orang yang kurang peduli dengan sekitarku, perlahan menjadi lebih peduli terutama dalam sisi kemanusian. Sering aku habiskan waktu berbagi cerita dengannya. Dari dia aku mengetahui mengenai derita bangsanya yang tinggal di tanah kelahirannya. Mereka seringkali mengalami intimidasi dan perlakuan yang kurang layak dari sisi kemanuasiaan.

Seiring waktu yang terus berlalu dan semakin banyaknya pengetahuan yang dia berikan ke aku serta proses pencarian informasi yang terus aku lakukan melalui berbagai situs berita yang aku yakini kebenarannya maka aku semakin yakin jika telah terjadi kejahatan terhadap kemanusiaan di tanah yang telah puluhan tahun dirundung perang tersebut. Hal ini menarik minatku untuk okut di dalam misi kemanusian.

Hingga suatu hari ada info akan diberangkatkannya beberapa kapal bantuan kemanusian yang akan memberi bantuan medis dan kemanusian ke tanah Plestina. Dengan berbekal info tersebut, akhirnya aku putuskan untuk pergi Isranbul Turki dan turut serta dalam misi kemanusian yang melibatkan kapal Mavi Marmara, Chalenger I dan Chalenger II serta beberapa kapal lainnya dari beberapa negara.

Pada waktu yang ditentukan segera aku berangkat ke Istanbul Turki dengan tujuan menjadi relawan kemanusian. Setelah tiba di Isranbul, segera aku mencari tempat pendaftaran untuk menjadi relawan yang akan berangkat ke sana, ke tanah Palestina. Setibanya di sekretariat pendaftaraan, segera aku serahkan semua data yang diperlukan untuk administrasi pendaftaraan. Di lokasi aku menemui berbagai relawan dari berbagai suku dan bangsa di dunia. Di sana nampak orang dari Amerika, Belanda. Inggris, Swedia, Indonesia, Pakistan, Philipina dan beberapa negara lainnya. Ada yang berkulit kuning khas bangsa China - Jepang, Coklat khas Suku Melayu, Berkulit putih khas Eropa - Amerika maupun bangsa Afrika.
============================================================================

Istanbul, Turki beberapa jam sebelumnya.

Nampak kesibukan di sebuah kapal berbendera Turki serta beberapa kapal lainnya yang sedang bersiap hendak lepas jangkar. Tampak sejumlah aparat kepolisian dan tentara setempat sibuk mengawasi dan memeriksa keamanan di kapal tersebut. Beberapa kali mereka melihat dan mengecek setiap muatan dan juga orang - orang yang akan menaiki kapal tersebut. Mereka tak mengijinkan kapal membawa benda - benda yang berpotensi jadi ancaman baik itu senjata tajam, pipa apalagi senjata api. Kapal hanya diijinkan membawa beberapa kebutuhan pokok, obat-obatan dan juga selimut. Sementara para penumpang yang hendak menaiki kapal diharuskan melewati metal detector dan tak ada yang terlewatkan, termasuk aku yang sudah lama mengantri. Tak lama kemudian semua proses dengan prosedur pengamanan selesai, penumpang dan muatan barang telah siap di atas kapal.l.

Perlahan awak kapal mengangkat jangkar diiringi dengan laju pelan Mavi Marmara meninggalkan pelabuhan di Istanbul tersebut. Sementara beberapa kapal lainnya segera mengikuti di belakang kapal yang aku tumpangi. Semakin lama laju kapal semakin cepat dan semakin jauh meninggalkan pelabuhan. Aku terus berdo’a dan menyebut nama-MU. Waktu terasa begitu lambat berputar, sementara laju kapal terasa semakin cepat menuju ke arah sebuah pelabuhan di Palestina.

Di atas kapal aku dan beberapa penumpang sesekali bersenda gurau untuk melepas ketegangan yang semakin nampak dan makin nyata seiring makin dekatnya haluan kapal dengan perbatasan laut Palestina yang sedang menjalani blokade. Beberapa penumpang yang kebanyakan adalah dokter dan perawat serta aktivis LSM kemanusian tampak kembali mengecek peralatan yang mereka bawa. Sementara beberapa wartawan yang ikut menumpang kapal Mavi Marmara nampak sibuk mendokumentasikan momen-momen yang mereka anggap penting baik dengan kamera, maupun handycam yang mereka bawa serta beberapa catatan-catatan di notebook yang mereka bawa.

“Perhatian untuk semua penumpang kapal, sebentar lagi kita akan memasuki wilayah perairan Palestina yang sedang menjalani blokade dari Israel. Diharapkan semua penumpang tetap tenang dan tidak terpancing berbuat kekerasan saat ada kunjungan dari petugas terkait” Berkali – kali kapten kapal mengingatkan para penumpang dan awak kapal melelui pengeras suara yang ada di kapal tersebut.

Makin lama kapal makin mendekati perbatasan dengan daerah yang di blokade, semakin hening suasana di dalam kapal. Masing – masing penumpang kapal terhanyut dalam alam pikiran merela masing – masing. Tapi intinya hampir sama, Mereka semua termasuk saya sudah membayangkan bagaimana sambutan aparat dari Israel menyambut kedatangan kapal yang kami tumpangi.

Sambil membayangkan sambutan mereka, tampak sebagian besar penumpang yang merupakan relawan kemanuasian dengan berbagai latar belakang pekerjaan, ilmu dan kepercayaan tersebut semakin larut dalam ketegangan. Untuk mengurangi ketegangan tersebut, Ketua rombongan di kapal tersebut memberi instruksi kepada masing – masing orang untuk berdo’a menurut keyakinan dan agama masing – masing. Tak lama kemudian kapal melewati batas wilayah internasional dan masuk ke wilayah teritori Palestina yang dikuasai Israel. Dan sambutan yang telah dibayangkan sebelumnya menjadi kenyataan.

Denpasar, 27012011.0453

Masopu

Minggu, 23 Januari 2011

Berhenti Bernimpi

Pagi ini aku sudah putuskan berhenti bermimpi

Bermimpi hidup damai di negeri ini

Bermimpi memiliki pemimpin yang memerintah dengan nurani

Bermimpi mempunyai wakil rakyat yang sangat peduli

Dan semua mimpi yang tiada pernah teralisasi

Ya aku sudah muak dengan semua ini

Negeri seribu janji tanpa bukti

Negara seribu kasus yang tak elok untuk dinikmati

Pemimpinku hanya sibuk meluruskan dasi

Saat posisinya melencong ke kanan atau ke kiri

Para menterinya hanya sibuk promosi diri

Tak ada prestasi yang bisa aku nikmati

Selain label juara Korupsi dan kolusi

Tak ada yang bisa aku banggakan

Selain moral yang telah berantakan

Duhai negeriku yang indah dan mempesona

Kenapakah mimpiku tak pernah bisa nyata

Apakah karena aku hanya rakyat jelata tanpa harta

Hingga sekedar mimpipun aku tak punya daya

Duhai pemimpinku yang katanya sangat bijaksana

Kemanakah harga diri bangsaku tercinta

Sehingga bangsa tetangga tak pernah anggap negara ini ada

Kenapa begitu susah aku untuk bangga

Apakah karena ketidakadilan merajalela

Ya hari ini aku sudah berhenti bermimpi

Bermimpi sesuatu yang sebenarnya pasti

Asal pemimpinku tetap punya hati dan nurani

Denpasar, 200102011.1500

Masopu

Horor Malam Minggu


Aku termangu di lantai dasar rumah mewah ini. Dari bayangan sinar matahari yang menerobos masuk lewat sela-sela korden, ujung mataku dapat menangkap keadaan rumah mewah ini. Ruang tamu seluas 4 X 6 meter ini tampak berantakan. Meja, kursi dan perabot rumah yang lainnya sudah tergelatak tak berarutaran. Padahal semalam saat kami datang ruangan ini begitu bersih, rapi dan elok dipandang mata. Sekarang, begitu rusuh, kotor dan tak beraturan. Tampak 2 mayat yang tak utuh lagi tergelatak tak beraturan dengan darah menggenang hampir di semua ruangan ini. Mulai dari lantai di sekitar ke dua mayat tersebut, sampai yang berceceran di dinding dan mengotori lukisan-lukisan yang jadi hiasan rumah mewah ini.

Saat sinar mentari semakin banyak menerobos masuk, bulu kudukku semakin merinding saat melihat kenyataan yang lebih memilukan dari saat tadi aku melihatnya. Keadaan ini semakin membuat tubuhku makin lemah. Sementara tubuhku makin terasa perih karena luka-luka itu begitu menyiksaku. Beberapa bagian tubuhku mengalami luka akibat terkena sabetan golok dari penyerang misterius itu. Sementara di sudut ruangan, Rudi terbujur kaku dengan tubuh telah membiru dan darah yang mulai mengering. Tampak beberapa bagian tubuhnya mengalami luka serius, bahkan tangannya nyaris lepas.

Tak berapa lama aku mendengar suara sirine mobil polisi mendekat. Segera mereka masuk dan mengamankan rumah mewah keluarga Rudi yang telah menjadi ajang pembantain manusia misterius tersebut. Sementara seorang polisi wanita yang ikut ke lokasi segera membawaku ke ambulance yang baru datang untuk diserahkan ke petugas medis yang akan merawat luka-luka yang aku derita.

============================================================================

Jam dua belas malam akhirnya aku tiba di rumah Rudi. Hari ini aku, Rudi dan Lano memang sedang berlibur di rumah ini. Setelah membersihkan diri dan memakan nasi yang kami bungkus dari restoran di pintu masuk ke daerah ini tadi, kami pun beranjak masuk ke kamar masing-masing. Karena terjebak kemacetan yang panjang, akhirnya kami terlambat hampir 6 jam dari jadwal seharusnya kami tiba. Hal ini membuat kami capek dan memutuskan untuk langsung tidur agar esok hari bisa berkeliling ke lokasi wisata di dekat situ.

Baru saja mata kami mau terpejam, tiba-tiba seluruh listrik di rumah tersebut padam. Dari celah-celah korden, aku melihat lampu penerangan jalan masih menyala. Berarti lampu rumah ini sedang mengalami gangguan, gumamku dalam hati. Segera aku keluar dari kamarku untuk mencari lokasi meteran listrik di rumah ini. Ketika ku buka pintu kamar, aku lihat Rudi sudah berada di depan kamarku. Seegera aku dan dia menuju meteran listrik dan box sekring yang menurut rudi letaknya bersebelahan di dekat pintu masuk.

Belum lagi langkah kami mencapai posisi box sekring dan meteran berada, kami dikejutkan oleh suara dari kamar Lano berada.

” Tolong….. tolong…. tolong” Suara Lano berteriak minta tolong diiringi suara-suara gaduh dari kamar tersebut. Segera Aku dan Rudi berlari ke kamar Lano. Bermodalkan cahaya senter dari hp Rudi, kami mencoba menerangi kamar tersebut ketika telah sampai. Alangkah terkejutnya saat kami menemukan tubuh Lano telah terduduk dengan luka-luka yang cukup parah. Sementara tampak jendela kamarnya terbuka lebar. Perabotan rumah di kamar tersebut juga berantakan tak tentu arah.

” Rud ada apa ini? Kenapa Lano Rud?” tanyaku kepada Rudi dengan sedikit berteriak

” Gak tahu aku Ben. Selama ini lingkungan ini begitu aman. Hampir setiap pekan aku selalu berlibur kesini dan menikmati hari minggu bersama di sini dan selama ini selalu aman. Tak pernah terjadi apa-apa.” Jawab Rudi

” Tapi kenapa ini terjadi? ” Tanyaku lagi

” aku gak tahu Ben.” jawab Rudi pendek

” Rudi awas di belakangmu!” kataku sambil menarik tangan Rudi saat aku lihat sesosok tubuh tiba-tiba muncul dari balik jendela kamar yang terbuka tersebut. Segera aku seret Rudi keluar dari kamar tersebut. Setelah sampai di luar kamar, aku berusaha sesegera mungkin mencapai lokasi meteran listrik dan box sekring yang ada di dekat pintu masuk. Tapi belum sempat aku mencapainya, aku dengar suara gaduh di belakangku yang aku yakini berasal dari perkelahian antara Rudi dan penyerang misterius tersebut.

Meski bertubuh kurus, aku yakin Rudi mampu melawan orang tersebut karena dia merupakan juara karate se kampus. Aku putuskan untuk terus berlari menuju meteran listrik dan box sekring. Sesampainya di sana, aku terkejut sekali. Meteran listrik tidak bermasalah, tapi sekring di dalam box sudah tidak ada semuanya. Ya ada yang melepas sekringnya.Setelah beberapa saat aku mencari sekringnya dan ternyata tak kudapatkan.

Segera aku berlari ke arah kegaduhan di belakangku tadi, saat aku sadar ternyata padamnya listrik ini ulah pelaku penyerang yang telah membunuh Lano dan sekarang lagi berkelahi dengan Rudi. Aku yakin Rudi pasti butuh bantuan untuk menghadapi penyerang miterius tadi. Dan benar saja saat aku tiba disana, ternyata Rudi telah terdesak dan mengalami banyak luka akibat sabetan golok penyerang tersebut.

Segera aku mengambil stik golf yang aku lihat sewaktu tiba tadi. Dengan bersenjatakan stik tersebut segera aku membantu Rudi, tapi terlambat saat aku datang berbarengan dengan itu tebasan senjata penyerang terbut tepat mengenai bagian perut Rudi yang terhuyung setelah sebelumnya kaki Rudi tersangkut kaki meja di dekatnya. Tak ayal tubuhnya terjatuh bersimbah darah di pojok ruangan. Dia mencoba bangkit berdiri lagi dengan bantuan stik bisbol yang dia gunakan sebagai senjata tadi, meski akhirnya dia tergeletak kembali.

Sekarang tinggal aku berdua sama penyerang tersebut. Segera saja penyerang tersebut menyerang aku dengan golok yang telah membunuh dua orang sahabatku tadi. Dengan bekal ilmu silat yang aku kuasai, aku mecoba bertahan dan sesekali membalas serangan dari penyerang tersebut. Ternyata laki-laki tersebut cukup lihai juga memainkan senjata di tangannya. Dan kemampuan yang dimilikinya ternyata hampir berimbang denganku. Maka tak heran jika beberapa kali pukulan stikku mampu dibalasnya dengan sabetannya yang menerpa beberapa bagian tubuhku.

Setelah cukup lama berkelahi, akhirnya aku berhasil mendesak orang misterius tersebut dengan pukulan-pukulan stikku. Hingga akhirnya tanpa dia mampu tahan, golok di tangannya berhasil aku pukul hingga terlepas dari genggamannya. Setelah goloknya lepas, Seranganku kepadanya semakin gencar dan membuat dia terpojok. Dan tanpa sengaja pukulan stik besi ditanganku membentur tengkuknya. Tak ayal tubuhnya terpelanting ke lantai dengan cukup kerasnya. Saat di mencoba berdiri, kembali pukulan stik di tanganku menerpa tubuhnya. kali ini batok kepalanya tersambar dengan keras dan memaksa dia untuk terjerembab tak bangun lagi berbarengan dengan suara kokok ayam jantan yang terdengar dari perumahan warga sekitar yang berlokasi agak jauh dari rumah Rudi.

Setelah aku yakin penyerang tersebut telah mati, segera aku mencari hpku yang terlempar saat berkelahi dengan penyerang tersebut. Saat aku temukan tersangkut di atas sofa yang telah terbalik, segera aku menghubungi petugas kepolisian terdekat.
Denpasar, 22012011.0135
Masopu

NOTE : Gambar dapat pinjam di blog ini http://ansel-boto.blogspot.com/2010/12/sd_5818.html

Sabtu, 22 Januari 2011

“Obama” Merampok Bank


Ada saja ulah para perampok dalam memuluskan aksinya. Di sebuah kota kecil Austria, aparat kepolisian sedang disibukkan oleh ulah seorang perampok spesialis bank yang beraksi dengan menggunakan topeng presiden Amerika Serikat saat ini, Barrack Hussein Obama. Kepolisian lokal menyebutnya sebagai “perampok Obama”.

Sejak pertama kali beraksi pertengahan tahun 2008 lalu sampai hari ini, perampok tersebut telah merampok sedikitnya 6 bank di kota Handenberg. Handenberg adalah kota kecil yang terletak di pinggiran sungai Inn biasa juga disebut sungai Bavaria dekat perbatasan dengan Jerman.

Sebenarnya dalam melakukan aksinya sang perampok selalu berpindah-pindah tempat. Namun satu hal yang selalu diingat oleh polisi, biasanya dia beraksi seorang diri dan selalu menjelang bank akan tutup. Dari perampokan pertama sampai perampokan ke tiga, menurut sumber BBc di Austria, sang perampok biasanya memakai topeng orang tua. Namun setelah memasuki aksi ke empatnya, dia selalu memakai topeng presiden Amerika serikat, Barrack Obama.

Menurut keterangan salah seorang polisi lokal, perampok itu dicurigai berasal dari daerah sekitaran kota Handenberg. Hal itu berdasarkab Dialek perampok saat beraksi merampok bank-bank tersebut. Dalam setiap aksinya selain menggunakan topeng, sang perampok juga selalu berganti mobil. Perlengkapan lain yang selalu dia bawa adalah Pistol berwarna perak dan juga tas abu-abu.

Juru bicara kepolisian setempat juga memberikan data-data bank-bank yang telah dirampok pelaku kepada BBC London. Perampokan pertama terjadi November 2008 di kota Weilbach. Aksi keduanya berlokasi di kota Reicsherberg pada bulan mei 2009. Juli 2009 dia kembali beraksi di kota Maria Schmolln. pada desember 2009 dan februari 2010 kembali dia beraksi di kota yang sama yakni kota Kircheim. Sebulan kemudian dia beraksi di kota St Johann Im Walde. Aksi terkahirnya tanggal 20 januari 2011 kemarin di kota Handenberg.

Selama beraksi dia selalu mendapatkan uang yang lumayan banyak. Jumlah yang dia peroleh saat beraksi berkisar di angka 13.000 dolar amerika sampai 52.000 dolar. Nilai tertinggi tersebut dia peroleh saat aksinya terakhir di kota Handenberg. Sejauh ini polisi masih setempat masih terus menyelidiki pelaku tunggal perampokan dan daerah asalnya.

Dikutip dari BBC london dengan beberapa penyesuain bahasa.

Surat Seorang Napi untuk Anaknya

Nak maafkan ayah yang tak akan bisa menemanimu belajar lagi

Entah sampai kapan ayah gak pernah tahu nak

Bisa sebentar bisA juga dalam waktu yang lama nak

Ayah hanya ingin berpesan untukmu anakku

Belajarlah yang rajin agar hidupmu nanti lebih baik lagi

Cukuplah ayah saja yang mengalami kehinaan ini

Karena ternyata ilmu ayah tak sehebat gayus

Juga tak sehebat para koruptor tengik itu

Sehingga hanya karena salah pembukuan ayah disangka korupsi

Nak belajarlah yang rajin

Agar saat kamu kerja nanti bisa selihai gayus

Bisa sehebat para ahli hukum yang pandai berkelit

Sehingga hukum bisa kamu manipulasi

Keadilan bisa kamu beli sekaligus kamu akali

Nak jika punya cita-cita janganlah serba tanggung

Kalau mau baik baiklah sekalian

Kalau mau jadi bajingan jadilah bajingan yang lihai

Kalau mau korupsi, korupsilah yang besar sekalian

Karena hukuman yang akan kamu terima tak akan pernah berat

Lihatlah ayahmu ini anakku

Salah pembukuan saja hukumannya lama kan?

Lihatlah gayus yang di sana itu nak

Korupsi besar hanya dihukum segitu?

Jangan berharap keadilan di negeri amburadul ini nak

Karena keadilan tak lebih mahal dari sebuah rumah ataupun sebuah mobil nak

Sekali lagi belajarlah yang rajin

Untuk bekalmu mengarungi kegilaan di negerimu ini nantinya nak

Denpasar, 21012011.0933

Masopu


Note: foto pinjam dari lapak ini http://mediapalu.com/?p=4183

Jumat, 21 Januari 2011

Kendang Kempul, Musik Asli Banyuwangi dan Dinamikanya

Banyuwangi, nama kabupaten di ujung timur pulau Jawa. Nama yang mungkin bagi beberapa orang masih asing. Atau mungkin orang mengenalnya karena tragedi berdarah di tahun 1999 lalu yang menewaskan ratusan orang yang kebanyakan tak bersalah yaitu tragedi dukun santet. Bahkan tragedi ini pernah difilmkan segala. Tidak salah jika orang mengingat Banyuwangi karena tragedi tersebut.

Banyuwangi sebenarnya adalah kabupaten dengan wilayah paling luas di provinsi Jawa Timur. Kabupaten ini berbatasan dengan Situbondo di utara, Jember dan Bondowoso di sebelah barat, Samudra hindia di sebelah selatan dan Selat Bali di sebelah timur. Di kabupaten ini ada pelabuhan ikan Muncar yang konon merupakan pelabuhan perikanan terbesar di Indonesia.

Banyuwangi meski terletak di pulau Jawa, tapi mereka di diami oleh suku lain. Mereka menamakan diri sebagai suku Osing dan bukan bagian dari suku Jawa. Bahasa yang mereka gunakan pun bukanlah bahasa Jawa seperti umumnya orang yang tinggal di daerah Jawa Timur, Jawa tengah, Jogja. Bahasa Oseng merupakan bahasa turunan langsung dari Bahasa jawa kuno seperti halnya bahasa Bali. Memang ada beberapa kosakata dari bahasa Oseng yang mirip dengan bahasa Jawa ataupun bahasa Bali, tapi dengan arti yang berbeda.

Sementara untuk budaya, Banyuwangi memiliki budaya yang berbeda dengan kebudayaan daerah lain baik Jawa ataupun Bali sebagai daerah yang bisa dibilang bersentuhan langsung dengan Banyuwangi. Banyuwangi memeliki seni budaya yang unik. Seni budaya itu antara lain Gandrung, Patrol, Seblang, Tari barong, Kuntulan, Janger, Jaranan ( Kuda Lumping ) Jedor dan Angklung Caruk ( adu angklung ) serta Kendang Kempul.

Saat ini saya hanya akan membahas mengenai kesenian Kendang Kempul. Kendang kempul merupakan musik etnik yang berkembang di Banyuwangi. Lagu-lagu dari musik gandrung menjadi cikal bakal lahirnya musik kendang kempul. Beberapa seniman gandrung pertama kali menyanyikan lagu-lagu gandrung tanpa menggunakan reffrain. Lagu-lagu yang pertama kali diciptakan oleh para seniman waktu itu adalah lagu dengan judul “keriping sawi” dan “keok-keok”. Musik ini semakin berkembang dengan lahirnya alat musik angklung sekitar tahun 1920-an.

Musik Banyuwangi berkembang semakin dinamis di tahun 1955 dengan berdirinya sanggar-sanggar kesenian yang didukung oleh LEKRA ( LEmbaga Kesenian Rakyat ) yang merupakan oraganisasi seni dibawah/underbow Partai Komunis Indonesia. Bahkan lagu “genjer-genjer” yang identik dengan gerakan PKI 1965 adalah ciptaan seniman Banyuwangi bernama Mohammad Arief yang syairnya bercerita tentang penderitaan warga sekitar saat dijajah oleh pasukan Jepang.

Pada periode 1966-1973 musik Banyuwangi sempat mati suri, karena adanya anggapan bahwa kesenian ini berbau PKI. Pada tahun 1973 musik Banyuwangi kembali muncul dan sejak itu lebih dikenal dengan nama musik Kendang Kempul. Penyebutan musik kendang kempul karena waktu itu alat musik yang menonjol saat digunakan untuk mengiring penyanyinya bernyanyi adalah alat musik kendang, Kempul dan suling. Tokoh yang kembali memperkenalkan/mempopulerkan kendang kempul adalah Sutrisno.

Seiring dengan bergulirnya waktu, maka perkembangan musik kendang kempul makin pesat. Jika disekitar tahun 1990-an para penikmat lagu Banyuwangi hanya mengenal nama Sumiati, Cahyono ( pelawak jayakarta grup), Suliana dan Alif S sebagai penyanyi kendang kempul, maka di penghujung akhir 1990-an mulai muncul nama-nama penyanyi baru dengan inovasi musik yang semakin memperkaya khasanah musik kendang kempul itu sendiri.

Generasi 1990-an akhir itu antara lain ada nama Niken Arisandy, Reny Farida, Adestya Mayasari, Ratna Antika, Dian Ratih dan masih banyak lagi. Sedang di jajaran pencipta lagu ada nama Hawadin, Yon’s DD, serta penyanyi sekaligus pencipta lagu serta pendiri grup seni kendang kempul POB ( Patrol Orchestra Banyuwangi ) Catur Arum. Bahkan penyanyi Nini Karlina sebelum jadi penyanyi dangdut dan hijrah ke Jakarta dulunya adalah penyanyi Kendang Kempul. Lagu Gelang Alit versi dangdut yang dinyanyikan oleh Ikke Nurjanah aslinya adalah lagu kendang kempul dengan judul yang sama.

Seiring semakin banyaknya referensi musik yang masuk dan mempengaruhi lagu kendang kempul, dengan sendirinya lagu ini semakin dinamis. Jika dulu di awal kemunculannya alat musik kebanyakan alat tradisional, maka sekarang mulai ditambahkanlah alat musik modern seperti gitar, keyboard dan drum untuk membuat musik ini semakin dinamis. Bahkan sejak sekitar 4 tahunan terakhir unsur musik dangdut koplo serat rock juga ikut menambah khasanah musik asli banyuwangi ini.

Beberapa waktu yang lalu juga ada nama wisatawan asal belanda yang datang kusus ke Banyuwangi untuk belajar bahasa oseng sekalian belajar menyanyikan lagu kendang kempul. Bahkan bule bernama Richardo Benito tersebut sempat ikut bernyanyi dalam beberpa pertunjukan musik kendang kempul di Banyuwangi. Benito juga dengan percaya dirinya mengupload lagu yang dia nyanyikan di situs youtube meski musik yang dia nyanyikan sudah bukan kendang kempul asli seperti pertama kali muncul sampai di akhir 1990-an. Untuk melihat videonya silahkan ( CHECK ) atau ( THIS ).

Sekarang begitu banyak lagu kendang kempul yang dinyanyikan dan dibawakan oleh artis penyanyi dangdut yang ada di daerah Jawa Timur. Sebut saja orkes dangdut Monata dan Palapa yang merupakan orkes dangdut terbesar di Jawa Timur dalam tiap penampilannya pasti membawakan lagu kendang kempul yang telah diarnsemen ulang dalam versi dangdut koplo. Lagu-lagu yang sering dibawakan antara lain lagu ” Bokong Semok, Dicokot-nyokot, Semebyar, Semende nang Dadane, Bojoku Nakal dan masih banyak lagi. Hal ini menandakan jika musik kendang kempul juga sudah mulai merambah daerah di luar Banyuwangi dan diterima dengan baik oleh warga daerah lain. Bahkan radio muara FM, radio dangdutnya Jakarta setidaknya seminggu sekali menyediakan segmen khusus untuk memutar lagu kendang kempul Banyuwangi seperti halnya mereka memberi segmen khusus untuk lagu campursari.

Saya sebagai anak yang lahir dan besar di Banyuwangi, meski dari suku jawa sangat mengapresiasi perkembangan kesenian tradisional asli Banyuwangi dan berharap pemerintah memberi wadah untuk para senimannya mengapresiasi seni mereka. Secara pribadi saya tidak ingin suatu saat kesenian ini juga diklaim oleh negara lain dengan mengaku sebagai kesenian asli mereka. Hidup kesenian asli Indonesia.

Denpasar, 21012011.0214

Masopu.
http://hiburan.kompasiana.com/musik/2011/01/21/kendang-kempul-musik-asli-banyuwangi-dan-dinamikanya/
http://www.blogger.com/img/blank.gif

Senin, 17 Januari 2011

Tanpa judul

Jika cinta menuntut ketulusan hati
apakah mungkin bisa kita memberi
jika cinta meminta keikhlasan dan keutamaan budi
kemanakah kekurangan itu akan sembunyi?
Ketulusan cinta bukanlah untuk meinta itu semua
kesucian cinta tidaklah untuk merubah
tapi semua itu hanyalah pendukung untuk cinta yang lebih mulya
yang menerima segala rasa dengan keurangan dan kelebihannya

Denpasar.17012011.2300
Masopu

Keanehan di Medan perang

Pasukan "Berseragam Putih" di Gaza

Ada “pasukan lain” membantu para mujahidin Palestina. Pasukan Israel sendiri mengakui adanya pasukan berseragam putih itu.

Suatu hari di penghujung Januari 2009, sebuah rumah milik keluarga Dardunah yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais, tepatnya di jalan Al Qaram, didatangi oleh sekelompok pasukan Israel.

Seluruh anggota keluarga diperintahkan duduk di sebuah ruangan. Salah satu anak laki-laki diinterogasi mengenai ciri-ciri para pejuang al-Qassam.

Saat diinterogasi, sebagaimana ditulis situs Filisthin Al Aan (25/1/2009), mengutip cerita seorang mujahidin al-Qassam, laki-laki itu menjawab dengan jujur bahwa para pejuang al-Qassam mengenakan baju hitam-hitam. Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga laki-laki malang itu pingsan.

Selama tiga hari berturut-turut, setiap ditanya, laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang al-Qassam memakai seragam hitam. Akhirnya, tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, “Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih!”

Cerita lain yang disampaikan penduduk Palestina di situs milik Brigade Izzuddin al-Qassam, Multaqa al-Qasami, juga menyebutkan adanya “pasukan lain” yang tidak dikenal. Awalnya, sebuah ambulan dihentikan oleh sekelompok pasukan Israel. Sopirnya ditanya apakah dia berasal dari kelompok Hamas atau Fatah? Sopir malang itu menjawab, “Saya bukan kelompok mana-mana. Saya cuma sopir ambulan.”

Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya, “Pasukan yang berpakaian putih-putih dibelakangmu tadi, masuk kelompok mana?” Si sopir pun kebingungan, karena ia tidak melihat seorangpun yang berada di belakangnya. “Saya tidak tahu,” jawaban satu-satunya yang ia miliki.


SuaraTak Bersumber

Ada lagi kisah karamah mujahidin yang kali ini disebutkan oleh khatib masjid Izzuddin Al Qassam di wilayah Nashirat Gaza yang telah ditayangkan oleh TV channel Al Quds, yang juga ditulis oleh Dr Aburrahman Al Jamal di situs Al Qassam dengan judul Ayaat Ar Rahman fi Jihad Al Furqan (Ayat-ayat Allah dalam Jihad Al Furqan).

Sang khatib bercerita, seorang pejuang telah menanam sebuah ranjau yang telah disiapkan untuk menyambut pasukan Zionis yang melalui jalan tersebut.

“Saya telah menanam sebuah ranjau. Saya kemudian melihat sebuah helikopter menurunkan sejumlah besar pasukan disertai tank-tank yang beriringan menuju jalan tempat saya menanam ranjau,” kata pejuang tadi.

Akhirnya, sang pejuang memutuskan untuk kembali ke markas karena mengira ranjau itu tidak akan bekerja optimal. Maklum, jumlah musuh amat banyak.

Akan tetapi, sebelum beranjak meninggalkan lokasi, pejuang itu mendengar suara “Utsbut, tsabatkallah” yang maknanya kurang lebih, “tetaplah di tempat maka Allah menguatkanmu.” Ucapan itu ia dengar berulang-ulang sebanyak tiga kali.

“Saya mencari sekeliling untuk mengetahui siapa yang mengatakan hal itu kapada saya. Akan tetapi saya malah terkejut, karena tidak ada seorang pun yang bersama saya,” ucap mujahidin itu, sebagaimana ditirukan sang khatib.

Akhirnya sang mujahid memutuskan untuk tetap berada di lokasi. Ketika sebuah tank melewati ranjau yang tertanam, sesualu yang “ajaib” terjadi. Ranjau itu justru meledak amat dahsyat. Tank yang berada di dekatnya langsung hancur. Banyak serdadu Israel meninggal seketika. Sebagian dari mereka harus diangkut oleh helikopter. “Sedangkan saya sendiri dalam keadaan selamat,” kata mujahid itu lagi, melalui lidah khatib.

Cerita yang disampaikan oleh seorang penulis Mesir, Hisyam Hilali, dalam situs alraesryoon.com, ikut mendukung kisah-kisah sebelumnya. Abu Mujahid, salah seorang pejuang yang melakukan ribath (berjaga) mengatakan, “Ketika saya mengamati gerakan tank-tank di perbatasan kota, dan tidak ada seorang pun di sekitar, akan tetapi saya mendengar suara orang yang bertasbih dan beritighfar. Saya berkali-kali mencoba untuk memastikan asal suara itu, akhirnya saya memastikan bahwa suara itu tidak keluar kecuali dari bebatuan dan pasir.”

Cerita mengenai “pasukan tidak dikenal” juga datang dari seorang penduduk rumah susun wilayah Tal Islam yang handak mengungsi bersama keluarganya untuk menyelamatkan diri dari serangan Israel.

Di tangga rumah ia melihat beberapa pejuang menangis. “Kenapa kalian menangis?” tanyanya.

“Kami menangis bukan karena khawatir keadaan diri kami atau takut dari musuh. Kami menangis karena bukan kami yang bertempur. Di sana ada kelompok lain yang bertempur memporak-porandakan musuh, dan kami tidak tahu dari mana mereka datang,” jawabnya

Saksi Serdadu Israel
Cerita tentang “serdadu berseragam putih” tak hanya diungkap oleh mujahidin Palestina atau warga Gaza. Beberapa personel pasukan Israel sendiri menyatakan hal serupa.

Situs al-Qassam memberitakan bahwa TV Chan*nel 10 milik Israel telah menyiarkan seorang anggota pasukan yang ikut serta dalam pertempuran Gaza dan kembali dalam keadaan buta.

“Ketika saya berada di Gaza, seorang tentara berpakaian putih mendatangi saya dan menaburkan pasir di mata saya, hingga saat itu juga saya buta,” kata anggota pasukan ini.

Di tempat lain ada serdadu Israel yang mengatakan mereka pernah berhadapan dengan “hantu”. Mereka tidak diketahui dari mana asalnya, kapan munculnya, dan ke mana menghilangnya.

Masih dari Channel 10, seorang Lentara Israel lainnya mengatakan, “Kami berhadapan dengan pasukan berbaju putih-putih dengan jenggot panjang. Kami tembak dengan senjata, akan tetapi mereka tidak mati.”

Cerita ini menggelitik banyak pemirsa. Mereka bertanya kepada Channel 10, siapa sebenarnya pasukan berseragam putih itu? ***


Sudah Meledak, Ranjau Masih Utuh

Di saat para mujahidin terjepit, hewan-hewan dan alam tiba-tiba ikut membantu, bahkan menjelma menjadi sesuatu yang menakutkan.

Sebuah kejadian “aneh” terjadi di Gaza Selatan, tepatnya di daerah AI Maghraqah. Saat itu para mujahidin sedang memasang ranjau. Di saat mengulur kabel, tiba-tiba sebuah pesawat mata-mata Israel memergoki mereka. Bom pun langsung jatuh ke lokasi itu.

Untunglah para mujahidin selamat. Namun, kabel pengubung ranjau dan pemicu yang tadi hendak disambung menjadi terputus. Tidak ada kesempatan lagi untuk menyambungnya, karena pesawat masih berputar-putar di atas.

Tak lama kemudian, beberapa tank Israel mendekati lokasi di mana ranjau-ranjau tersebut ditanam. Tak sekadar lewat, tank-tank itu malah berhenti tepat di atas peledak yang sudah tak berfungsi itu.

Apa daya, kaum Mujahidin tak bisa berbuat apa-apa. Kabel ranjau jelas tak mungkin disambung, sementara tank-tank Israel telah berkumpul persis di atas ranjau.

Mereka merasa amat sedih, bahkan ada yang menangis ketika melihat pemandangan itu. Sebagian yang lain berdoa, “allahumma kama lam tumakkinna minhum, allahumma la tumakkin lahum,” yang maknanya, “Ya Allah, sebagaimana engkau tidak memberikan kesempatan kami menghadapi mereka, jadikanlah mereka juga lidak memiliki kesempatan serupa.”

Tiba-tiba, ketika fajar tiba, terjadilah keajaiban. Terdengar ledakan dahsyat persis di lokasi penanaman ranjau yang tadinya tak berfungsi.

Setelah Tentara Israel pergi dengan membawa kerugian akibat ledakan lersebut, para mujahidin segera melihal lokasi ledakan. Sungguh aneh, ternyata seluruh ranjau yang telah mereka tanam itu masih utuh. Dari mana datangnva ledakan? Wallahu a’lam.

Masih dari wilayah Al Maghraqah. Saat pasukan Israel menembakkan artileri ke salah satu rumah, hingga rumah itu terbakar dan api menjalar ke rumah sebelahnya, para mujahidin dihinggapi rasa khawatir jika api itu semakin tak terkendali.

Seorang dari mujahidin itu lalu berdoa,”Wahai Dzat yang merubah api menjadi dingin dan tidak membahayakan untuk Ibrahim, padamkanlah api itu dengan kekuatan-Mu.”

Maka, tidak lebih dari tiga menit, api pun padam. Para niujahidin menangis terharu karena mereka merasa Allah Subhanuhu wa Ta’ala (SWT) telah memberi pertolongan dengan terkabulnya doa mereka dengan segera.

Merpati dan Anjing

Seorang mujahid Palestina menuturkan kisah “aneh” lainnya kepada situs Filithin AlAan (25/1/ 2009). Saat bertugas di wilayah Jabal Ar Rais, sang mujahid melihat seekor merpati terbang dengan suara melengking, yang melintas sebelum rudal-rudal Israel berjatuhan di wilayah itu.

Para mujahidin yang juga melihat merpati itu langsung menangkap adanya isyarat yang ingin disampaikan sang merpati.

Begitu merpali itu melintas, para mujahidin langsung berlindung di tempat persembunyian mereka. Ternyata dugaan mereka benar. Selang beberapa saat kemudian bom-bom Israel datang menghujan. Para mujahidin itu pun selamat.

Adalagi cerita “keajaiban” mengenai seekor anjing, sebagaimana diberitakan situs Filithin Al Aan. Suatu hari, tatkala sekumpulan mujahidin Al Qassam melakukan ribath di front pada tengah malam, tiba-tiba muncul seekor anjing militer Israel jenis doberman. Anjing itu kelihatannya memang dilatih khusus untuk membantu pasukan Israel menemukan tempat penyimpanan senjata dan persembunyian para mujahidin.

Anjing besar ini mendekat dengan menampakkan sikap tidak bersahabat. Salah seorang mujahidin kemudian mendekati anjing itu dan berkata kepadanya, “Kami adalah para mujahidin di jalan Allah dan kami diperintahkan untuk tetap berada di tempat ini. Karena itu, menjauhlah dari kami, dan jangan menimbulkan masalah untuk kami.”

Setelah itu, si anjing duduk dengan dua tangannya dijulurkan ke depan dan diam. Akhirnya, seorang mujahidin yang lain mendekatinya dan memberinya beberapa korma. Dengan tenang anjing itu memakan korma itu, lalu beranjak pergi.

Kabut pun Ikut Membantu

Ada pula kisah menarik yang disampaikan oleh komandan lapangan Al Qassam di kamp pengungsian Nashirat, langsung setelah usai shalat dhuhur di masjid Al Qassam (17/1/2009).

Saat itu sekelompok mujahidin yang melakukan ribath di Tal Ajul terkepung oleh tank-tank Israel dan pasukan khusus mereka. Dari atas, pesawat mata-mata terus mengawasi.

Di saat posisi para mujahidin terjepit, kabut tebal tiba-tiba turun di malam itu. Kabut itu lelah menutupi pandangan mata tentara Israel dan membantu pasukan mujahidin keluar dari kepungan.

Kasus serupa diceritakan oleh Abu Ubaidah. salah satu pemimpin lapangan Al Qassam, sebagaimana ditulis situs almesryoon.com. la bercerita bagaimana kabut tebal tiba-tiba turun dan membatu para mujahidin untuk melakukan serangan.

Awalnya, pasukan mujahiddin tengah menunggu waktu yang tepat untuk mendekati tank-tank tentara Israel guna meledakkannya. “Tak lupa kami berdoa kepada Allah agar dimudahkan untuk melakukan serangan ini,” kata Abu Ubaidah.

Tiba-tiba turunlah kabut tebal di tempat tersebut. Pasukan mujahidin segera bergerak menyelinap di antara tank-tank, menanam ranjau-ranjau di dekatnya, dan segera meninggalkan lokasi tanpa diketahui pesawat mata-mata yang memenuhi langit Gaza, atau oleh pasukan infantri Israel yang berada di sekitar kendaraan militer itu. Lima tentara Israel tewas di tempat dan puluhan lainnya luka-luka setelah ranjau-ranjau itu meledak.

Selamat dengan al-Qur’an

Cerita ini bermula ketika salah seorang pejuang yang menderita luka memasuki rumah sakit As Syifa’. Seorang dokter yang memeriksanya kaget ketika mengelahui ada sepotong proyektil peluru bersarang di saku pejuang tersebut.

Yang membuat ia sangat kaget adalah timah panas itu gagal menembus jantung sang pejuang karena terhalang oleh sebuah buku doa dan mushaf al-Qur’an yang selalu berada di saku sang pejuang.

Buku kumpulun doa itu berlobang, namun hanya sampul muka mushaf itu saja yang rusak, sedangkan proyektil sendiri bentuknya sudah “berantakan”.

Kisah ini disaksikan sendiri oleh Dr Hisam Az Zaghah, dan diceritakannya saat Festival Ikatan Dokter Yordan sebagaimana ditulis situs partai Al Ikhwan Al Muslimun (23/1/2009).


Dr Hisam juga memperlihatkan bukti berupa sebuah proyektil peluru, mushaf Al Qur’an, serta buku kumpulan doa-doa berjudul Hishnul Muslim yang menahan peluru tersebut.

Abu Ahid, imam Masjid AnNur di Hay As Syeikh Ridzwan, juga punya kisah menarik. Sebelumnya, Israel telah menembakkan 3 rudalnya ke masjid itu hingga tidak tersisa kecuali hanya puing-puing bangunan. “Akan tetapi mushaf-mushaf Al Quran tetap berada di tampatnya dan tidak tersentuh apa-apa,” ucapnya seraya tak henti bertasbih.

“Kami temui beberapa mushaf yang terbuka tepat di ayat-ayat yang mengabarkan tentang kemenangan dan kesabaran, seperti firman Allah, ‘Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka berkata, sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali,”(Al-Baqarah [2]: 155-156),” jelas Abu Ahid sebagaimana dikutip Islam Online (15/1/2009).***

Harum Jasad Para Syuhada

Abdullah As Shani adalah anggota kesatuan sniper (penembak jitu) al-Qassam yang menjadi sasaran rudal pesawat F-16 Israel ketika sedang berada di pos keamanan di Nashirat, Gaza.

Jasad komandan lapangan al-Qassam dan pengawal khusus para tokoh Hamas ini “hilang” setelah terkena rudal. Selama dua hari jasad tersebut dicari, ternyata sudah hancur tak tersisa kecuali serpihan kepala dan dagunya. Serpihan-serpihan tubuh itu kemudian dikumpulkan dan dibawa pulang ke rumah oleh keluarganya untuk dimakamkan.

Sebelum dikebumikan, sebagaimana dirilis situs syiria-aleppo. com (24/1/2009), serpihan jasad tersebut sempat disemayamkan di sebuah ruangan di rumah keluarganya. Beberapa lama kemudian, mendadak muncul bau harum misk dari ruangan penyimpanan serpihan tubuh tadi.

Keluarga Abdullah As Shani’ terkejut lalu memberitahukan kepada orang-orang yang mengenal sang pejuang yang memiliki kuniyah (julukan) Abu Hamzah ini.

Lalu, puluhan orang ramai-ramai mendatangi rumah tersebut untuk mencium bau harum yang berasal dari serpihan-serpihan tubuh yang diletakkan dalam sebuah kantong plastik.

Bahkan, menurut pihak keluarga, 20 hari setelah wafatnya pria yang tak suka menampakkan amalan-amalannya ini, bau harum itu kembali semerbak memenuhi rungan yang sama.

Cerita yang sama terjadi juga pada jenazah Musa Hasan Abu Nar, mujahid Al Qassam yang juga syahid karena serangan udara Israel di Nashiriyah. Dr Abdurrahman Al Jamal, penulis yang bermukim di Gaza, ikut mencium bau harum dari sepotong kain yang terkena darah Musa Hasan Abu Nar. Walau kain itu telah dicuci berkali-kali, bau itu tetap semerbak.

Ketua Partai Amal Mesir, Majdi Ahmad Husain, menyaksikan sendiri harumnya jenazah para syuhada. Sebagaunana dilansir situs Al Quds Al Arabi (19/1/2009), saat masih berada di Gaza, ia menyampaikan, “Saya telah mengunjungi sebagian besar kota dan desa-desa. Saya ingin melihat bangunan-bangunan yang hancur karena serangan Israel. Percayalah, bahwa saya mencium bau harumnya para syuhada.”

Dua Pekan Wafat, Darah Tetap Mengalir

Yasir Ali Ukasyah sengaja pergi ke Gaza dalam rangka bergabung dengan sayap milisi pejuang Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam. Ia meninggalkan Mesir setelah gerbang Rafah, yang menghubungkan Mesir-Gaza, terbuka beberapa bulan lalu.

Sebelumnya, pemuda yang gemar menghafal al-Qur’an ini sempat mengikuti wisuda huffadz (para penghafal) al-Qur’an di Gaza dan bergabung dengan para mujahidin untuk memperoleh pelatihan militer. Sebelum masuk Gaza, di pertemuan akhir dengan salah satu sahabatnya di Rafah, ia meminta didoakan agar memperoleh kesyahidan.

Untung tak dapat ditolak, malang tak dapat diraih, di bumi jihad Gaza, ia telah memperoleh apa yang ia cita-citakan. Yasir syahid dalam sebuah pertempuran dengan pasukan Israel di kamp pengungsian Jabaliya.

Karena kondisi medan, jasadnya baru bisa dievakuasi setelah dua pekan wafatnya di medan pertempuran tersebut.

Walau sudah dua pekan meninggal, para pejuang yang ikut serta melakukan evakuasi menyaksikan bahwa darah segar pemuda berumur 21 tahun itu masih mengalir dan fisiknya tidak rusak. Kondisinya mirip seperti orang yang sedang tertidur.

Sebelum syahid, para pejuang pernah menawarkan kepadanya untuk menikah dengan salah satu gadis Palestina, namun ia menolak. “Saya meninggalkan keluarga dan tanah air dikarenakan hal yang lebih besar dari itu,” jawabnya.

Kabar tentang kondisi jenazah pemuda yang memiliki kuniyah Abu Hamzah beredar di kalangan penduduk Gaza. Para khatib juga menjadikannya sebagai bahan khutbah Jumat mereka atas tanda-tanda keajaiban perang Gaza. Cerita ini juga dimuat oleh Arab Times (7/2/ 2009)

Terbunuh 1.000, Lahir 3.000

Hilang seribu, tumbuh tiga ribu. Sepertinya, ungkapan ini cocok disematkan kepada penduduk Gaza. Kesedihan rakyat Gaza atas hilangnya nyawa 1.412 putra putrinya, terobati dengan lahirnya 3.700 bayi selama 22 hari gempuran Israel terhadap kota kecil ini.

Hamam Nisman, Direktur Dinas Hubungan Sosial dalam Kementerian Kesehatan pemerintahan Gaza menyatakan bahwa dalam 22 hari 3.700 bayi lahir di Gaza. “Mereka lahir antara tanggal 27 Desember 2008 hingga 17 Januari 2009, ketika Is*rael melakukan serangan yang menyebabkan meninggalnya 1.412 rakyat Gaza, yang mayoritas wanita dan anak-anak,” katanya.

Bulan Januari tercatat sebagai angka kelahiran tertinggi dibanding bulan-bulan sebelumnya. “Setiap tahun 50 ribu kasus kelahiran tercatat di Gaza. Dan, dalam satu bulan tercatat 3.000 hingga 4.000 kelahiran. Akan tetapi di masa serangan Israel 22 hari, kami mencatat 3.700 kelahiran dan pada sisa bulan Januari tercatat 1.300 kelahiran. Berarti dalam bulan Januari terjadi peningkatan kelahiran hingga 1.000 kasus.

Rasio antara kematian dan kelahiran di Gaza memang tidak sama. Angka kelahiran, jelasnya lagi, mencapai 50 ribu tiap tahun, sedang kematian mencapai 5 ribu.

“Israel sengaja membunuh para wanita dan anak-anak untuk menghapus masa depan Gaza. Sebanyak 440 anak-anak dan 110 wanita telah dibunuh dan 2.000 anak serta 1.000 wanita mengalami luka-luka.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...