Sepi... Malam
ini aku hanya duduk termangu mematut bulan.
Meringkuk aku sendiri...
Seperti perahu kertas mengambang tanpa tuan
Seperti layang-layang bocah nakal lepas tanpa kendali...
Aku hanya berusaha sembunyikan birahi di musim basah
Rindu desah...
Rindu nikmat...
Menggeliat
Bawa aku keluar dari labirinku!!
Meringkuk aku sendiri...
Seperti perahu kertas mengambang tanpa tuan
Seperti layang-layang bocah nakal lepas tanpa kendali...
Aku hanya berusaha sembunyikan birahi di musim basah
Rindu desah...
Rindu nikmat...
Menggeliat
Bawa aku keluar dari labirinku!!
Desahan bayu lembut
mengalun
Lirih mengalir darah mendesir
Iringi hasrat yang terus mengalir
Menyembul pori membuncah birahi
Saat helai demi helai daunmu terlepas
Memacu jantungku ke puncak rasa
Lepaskan rasamu, satukan tubuhku dalam pelukmu..
Mengais setiap relungku yang kering...
Mainkan jarimu dalam helai rambutku...
Mainkan kecupmu dalam tiap pori-poriku..
Aku meringkuk disini sepi!! dingin!!
ke bumi
Menggelepar dalam erangan tak tertahan
Usah kau meringkuki dinginmu
Biarkan pacu jantungku hangatimu
Berdua kita kepakkan sayap sayap rasa
Melayang dalam buai awan biru
Hingga kepak tertinggi hempaskan kita
Hingga bayupun malu resapi porimu yang halus
Lirih mengalir darah mendesir
Iringi hasrat yang terus mengalir
Menyembul pori membuncah birahi
Saat helai demi helai daunmu terlepas
Memacu jantungku ke puncak rasa
Lepaskan rasamu, satukan tubuhku dalam pelukmu..
Mengais setiap relungku yang kering...
Mainkan jarimu dalam helai rambutku...
Mainkan kecupmu dalam tiap pori-poriku..
Aku meringkuk disini sepi!! dingin!!
ke bumi
Menggelepar dalam erangan tak tertahan
Usah kau meringkuki dinginmu
Biarkan pacu jantungku hangatimu
Berdua kita kepakkan sayap sayap rasa
Melayang dalam buai awan biru
Hingga kepak tertinggi hempaskan kita
Hingga bayupun malu resapi porimu yang halus










