Tampilkan postingan dengan label Tuulisan Teman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tuulisan Teman. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Desember 2012

Desah Kerinduan



Sepi... Malam ini aku hanya duduk termangu mematut bulan.
Meringkuk aku sendiri...
Seperti perahu kertas mengambang tanpa tuan
Seperti layang-layang bocah nakal lepas tanpa kendali...
Aku hanya berusaha sembunyikan birahi di musim basah
Rindu desah...
Rindu  nikmat...
Menggeliat
Bawa aku keluar dari labirinku!!
Desahan bayu lembut mengalun
Lirih mengalir darah mendesir
Iringi hasrat yang terus mengalir
Menyembul pori  membuncah birahi
Saat helai demi helai daunmu terlepas
Memacu jantungku ke puncak rasa

Lepaskan rasamu, satukan tubuhku dalam pelukmu..
Mengais setiap relungku yang kering...
Mainkan jarimu dalam helai rambutku...
Mainkan kecupmu dalam tiap pori-poriku..
Aku meringkuk disini sepi!! dingin!!

ke bumi
Menggelepar dalam erangan tak tertahan 

Usah kau meringkuki dinginmu
Biarkan pacu jantungku hangatimu
Berdua kita kepakkan sayap sayap rasa
Melayang dalam buai awan biru
Hingga kepak tertinggi hempaskan kita
Hingga bayupun malu resapi porimu yang halus

Jumat, 26 Agustus 2011

Waktu Enggan Menepi

Dapatkah Kita Hentikan Waktu????

Waktu kian merambat,
Menelusuri lorong-lorong tak bertepi,
Memasuki pori,
Menyapa angan,

Rabu, 15 Juni 2011

Aku Bukan Hanya Untuk Sasaran DI Proposal

Itukah caramu perawat baru gembok rapuh...??
Jangan kau cukup bersihkan di awal dan jangan mampu membuka tanpa menyimpan dan merawat dengan baik...
Aku memang hanyalah besi rapuh tiada guna hanya pengaman gedung bersifat rapuh pula...
Aku memang tiada daya kala kau sentuh berikan usaha pembersihan dan menjanjikan kilatan eksotis namun bertuliskan usaha...
Cukup sekali kuterima perlakuan tiada pertanggungjawaban atas petindak lalu...
Cukup sekian kumerapuhkan besi-besi selimut tubuhku...
Begitu menyanyat walau ku tak pernah kau sayat...
Apakah seperti ini proposal yang terajukan...
Apakah ini rancangan kegiatan yang tertuliskan...
Apakah ada perwakilan susunan panitia yang tersetujui...
Aku gembok rapuh yang hanya siap dan pasrah terima perlakuan dalam proposal yang tersetujui...
Ku siarkan perasaan rapuhkan dengan mata batinku..

Minggu, 20 Februari 2011

Aku Bahagia

Senyummu adalah Bahagiaku
Ceriamu adalah dambaku
Gelisahmu adalah Kebimbanganku
Air matamu adalah kesedihanku

Kau adalah pelipur laraku
Kau pengiring Suka citaku
Bersama kita dalam hari-hari keberkahan

Ikatan ini berawal dari hati atas nama cinta
Jalinan ini bermula dari rasa atas nama sayang
pertautan ini berasal dari angan atas nama rindu
Sungguh ini adalah Cinta, Sayang dan Rindu

Cinta, Sayang dan Rindu atas nama pengabdianku pada-NYA
Malam ini bintang bersinar Cinta,
Bulanpun tersenyum sayang,
Angin mendesir rindu

Wahai Angin, Bulan dan Bintang
Sampaikan salam Cinta
Sayang........
Dan Rinduku kepadanya
Sungguh aku ingin mencintai karena ALLAH

Aku bahagia jika kau selalu bahagia
Aku bahagia jika kau selalu tersenyum
Aku bahagia jika kau mampu menikmati hidupmu
Sungguh aku bahagia jika dapat Membahagiakanmu
Demi Allah itulah niatku
Tapi kau tak pernah mau tahu akan rasaku itu

Denpasar, 20020211.1717

Masopu

Note : sms dari seorang teman MAYA ANGGRAINI

Sabtu, 19 Februari 2011

Jasad Gus Dur Masih Utuh, Bukti Apakah Ini?


Terkait berita makam Gus Dur yang amblas dan jasadnya masih utuh yang dimuat disini dan disini, dan juga disini muncul beragam tanggapan. Baik yang sinis maupun yang takjub dengan peristiwa ini. Namun ada juga yang menanggapi dengan biasa-biasa dan menduga-duga atau berspekulasi.

Sebenarnya peristiwa tentang jasad yang masih utuh setelah sekian lama dikubur, _ seperti yang terjadi pada jasad Gus Dur_ bukanlah yang pertama. Karena sebelumnya juga sudah pernah terjadi pada jasad St Bernadette yang terlahir sebagai Bernadette Sourbrous di Lourdes, Perancis. Meninggal pada tahun 1879 yang artinya usia jasad tersebut sudah berusia 132 tahun. Masih ada lagi St. Jean Baptiste Marie Vianney (8 Mei 1786 - 4 Agustus 1859) yang jasadnya masih utuh hingga saat ini walaupun usia jasadnya 162 tahun. Selanjutnya di Jeman ada Saint Teresa Margaret, meninggal tahun 1770 dan jasadnya masih utuh.

Tak dipungkiri, Gus Dur memang tokoh yang fenomenal dan kontroversi yang disukai begitu banyak kalangan dan golongan. Namun juga tak jarang yang tidak menyulai sepak terjangnya dan dibenci. Karena memang banyak hal yang dilakukan Gus Dur selama hidupnya banyak yang tidak bisa dipahami. Tetapi bagi saya secara pribadi Gus Dur adalah sosok yang brilian dan hatinya bersih.

Satu hal yang saya salut adalah Gus Dur melakukan sesuatu hal tanpa teleng-aling untuk disukai kaumnya sendiri, malahan seringkali salah dipahami. Tetapi Gus Dur jalan terus. Menurut saya itulah seseorang yang punya prinsip hidup.

Gus Dur memang sosok yang dicintai sekaligus juga dibenci. Tetapi kenyataan yang ada Gus Dus sebenarnya dihormati sahabat _ bahkan sampai dikultuskan_dan juga disegani musuhnya.

Kembali kepada fenomena ditemukannya jasad Gus Dur yang masih utuh dan kain kafannya masih bersih setelah makamnya amblas. Sebenarnya petunjuk apakah ini?

Bagi kalangan yang tidak menyenangi atau anti Gus Dur pasti akan timbul pikiran-pikiran negatif dengan kejadian ini.

Ada yang dengan nada curiga bertanya, ada apa ini, kok bisa sampai amblas?

Ada lagi yang berkata, jasadnya saja tidak diterima tanah!

Tetapi bagi yang menghormati Gus Dur, kejadian ini adalah mukjizat atas kebesaran Tuhan, bahwa Gus Dur itu memang orang baik.

Mana yang benar?

Bagi saya, setiap peristiwa alam itu pasti ada pengajaran dan makna dibaliknya. Semua kembali kepada kejernihan pikiran dan hati untuk menyikapinya, terlepas dari agama dan keyakinan kita.

Apa yang terjadi pada jasad Gus Dur yang masih utuh setelah sekian lama dikubur mau tak mau pasti akan menimbulkan penafsiran yang bermacam-macam.

Maaf, karena hati saya sedang baik, maka saya ingin mengatakan, bahwa dengan amblasnya makam Gus Dur dan ditemukan jasadnya masihdalam keadaan utuh, itu adalah petanda baik. Alam ini sekali lagi ingin membuktikan dengan memperlihatkan sebuah kebenaran, bahwa Gus Dur itu memang adalah orang yang berhati baik dan bersih.

Saya tidak percaya, bahwa jasad Gus Dur yang tetap masih utuh itu adalah sebuah kebetulan semata. Karena kejadian semacam ini adalah sangat jarang. Lain halnya kalau sudah makamnya amblas dan jasadnya sedang dikerubuti belatung. Tentunya ini bukan kejadian aneh.

Terlepas dari semua itu, bahwa Gus Dur adalah orang baik dan berhati bersih, terjadi adanya pengkultusan terhadap beliau dengan menjadikan makamnya sebagai tempat keramat oleh masyarakat yang mengaguminya memang sangat disayangkan.

Seharusnya semangat dan teladan yang ada pada beliau yang perlu kita jadikan semangat hidup untuk menciptakan toleransi dan kebersamaan.

Gus, percayalah kebenaran pada waktunya akan terjadi. Semoga tenang di alam sana.

NOTE : Tulisan teman di Kompasiana bpk. Katedra Rejawen (#)

Kamis, 17 Februari 2011

hidup yang baik


Hidup yang baik …….

ketika kita bisa mensyukuri apa yang kita peroleh

ketika kita bisa berbagi dalam kesempitan/kesusahan

ketika kita bisa tersenyum saat cobaan datang menjelang

ketika kita bisa memaafkan walau sakit yang terasa tiada terperikan

ketika kita tetap peduli sementara yang lain lengah

Hidup yang Indah…..

Bukan disaat impian kita terwujud

Tapi keindahannya terletak….

Pada ketulusan Jiwa

Dan kesungguhan hati menjalaninya

karena dari situ kita tak hanya melihat hasil

Tapi dari proses itulah keindahannya kan terlihat

Denpasar,17022011.2238

Masopu

Inspirasi seorang teman

Rabu, 16 Februari 2011

kisah cinta dan waktu


Tersebutlah disuatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda abstrak. Ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik. Namun, suatu ketika datang badai menghempas dan air laut tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri. Cinta semakin kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tidak mempunyai perahu Ia berdiri ditepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air makin naik membasahi kaki cinta.



Tak lama Cinta melihat Kekayaan sedang mengayuh perahu. " Kekayaan ! Kekayaan ! Tolong aku ! " teriak Cinta. "



" Aduh ! Maaf Cinta !" kata Kekayaan, " Perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tidak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahu ini."



Lalu Kekayaan cepat-cepat mengayuh perahunya pergi. Cinta sedih sekali, namun kemudian dilihatnya Kegembiraan lewat dengan perahunya. " Kegembiraan ! Tolong aku !", teriak Cinta. Namun Kegembiraan terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tak mendengar teriakan Cinta.



Air makin tinggi membasahi Cinta sampai ke pinggang. Ia kian panik. Tak lama lewatlah Kecantikan. " Kecantikan bawalah aku bersamamu !", teriak Cinta.



" Wah, Cinta, kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini, " sahut Kecantikan.



Cinta sedih sekali mendengarnya. Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itu lewatlah Kesedihan. " Oh, Kesedihan, bawalah aku bersamamu, " kata Cinta.



" Maaf, Cinta. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja..." kata Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya.



Cinta putus asa. Ia merasakan air makin naik dan akan meneggelamkannya. Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suaru. " Cinta ! Mari cepat naik ke perahuku !"

Cinta menoleh ke arah suaru itu dan melihat seorang tua dengan perahunya. Cepat-cepat Cinta naik ke perahu itu, tepat sebelum air meneggelamkannya. Di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan Cinta dan segera pergi lagi. Pada saai itu barulah Cinta sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang menyelamatkannya itu. Cinta segera menanyakannya kepada seorang penduduk tua dipulau itu, siapa sebenarnya lelaki tua tadi.



" Oh, orang tua tadi? Dia adalah Waktu. " kata orang itu.



" Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan menolongku" tanya Cinta heran.



Sebab, "kata orang itu, " Hanya waktu lah yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari Cinta itu"



Lantas Apa yang dapat kita petik dari kisah diatas?

Bahwa Cinta dan Waktu saling berkaitan yang tidak bisa lepas dalam kehidupan kita sehari-hari. Sebagai contoh untuk memulai sesuatu kita harus menaruh rasa Cinta pada hal yang ingin kita lakukan, seberapa maksimal hasil dari yang kita kerjakan hanya Waktu yang bisa menjawab pertanyaan itu.





With Love



~ LoVeR 25038
Tulisan Byanda vega sicilia

Selasa, 15 Februari 2011

Burung-burung kertas


Valent & Vienn adalah sepasang kekasih.Keduanya berasal dari keluarga yang berbeda latar belakangnya…

Dalam kehidupan mereka,Valent sangat mencintai Vienn.Sebagai bukti Cinta,Valent membuat 21.000 buah burung kertas pada ulang tahun Vienn yang ke-21...



Dalam tiap burung kertas tersebut Valent tlah menuliskan harapannya pada Vienn…

Banyak sekali harapan yang telah Valent ungkapkan kpd Vienn.”Semga kita bias disatukan dalam ikatan penikahan”,”Semoga Tuhan melindungi Vienn dari bahaya”,”Smga kita mendapatkan kehidupan yang bhagia”,dsb.Smua harapan itu telah disimbolkan dalam burung kertas warna warni…



Suatu hari Valent melipat burung kertasnya yang ke 21.000.Burung itu dilipat dengan kertas transparan.Ketika memberikan burung kertas ini,Valent berkata,

”Vienn,ini burung kertas yang ke 21.000.Dalam burung kertas ini aku mengharapkan adanya kejujuran & ketebukaan antara aku & kamu,aku akan melamarmu,&kita akn segera menikah.Semoga kita selalu bersma sampai Tuhan memanggil kita berdua”…



Saat mendengar Valent berkata demikian,menangislah Vienn,Ia berkata kpd Valent “Sayang,aku senang sekali mendengar semua itu,tetapi aku sekarang telah memutuskan utk tdk menikah denganmu,karena aku btuh uang & kekayaan”...



Saat mndengr itu,betapa marah dan kecewanya Valent....



Valent mulai terbakar semangatnya.Ia pun bertekad dalam dirinya bhwa ia harus sukses dan hidup berhasil.sikap Vienn tlah membangkitkan emosi dalam dirinya...

Dalam sebulan usaha Valent

menunjukkan hasilnya...

Sekarang tak seorang pun tak kenal Valent,Ia adalh bintang kesuksesan...



Suatu hari Valent pun berkeliling kota dg mobil barunya,Tiba2 dilihatnya sepasang pria & wanita tengah berjalan di dalam derasnya hujan,mereka kelhtan lusuh & tak terawat.Valent pun penasarn & mendekati mereka.& mendapati bahwa suami istri itu adalah orang tua Vienn…

Kemudian ia membuntuti kmna perginya orang tua Vienn………



Valent sngat terkejut,ktka didapati orang tua Vienn memasuki sbuah makam yang dipenuhi dengan burung2 kertas.Ia pun semakin terkejut,tatkala melihat foto Vienn dalam makam itu…

Valent berlari mendekati mrka,& mrka pun sma terkejutnya…



Lalu kmudian mrka menjelaskan,bahwa skrg mrka jatuh miskin,krna harta benda mrka habis utuk biaya pngobatan Vienn yang terkena kanker rahim ganas.

Vienn menitipkan sbuah surat kpd Orang tuanya,untuk diberikan kpd Valent,jika mrka bertemu dg Valent…



Dengan gmetar,Valent membaca surat itu….





"Valent,ma’afkan aku,aku terpaksa membohongimu.Aku terkena kanker rahim ganas yang tak mungkin disembuhkan.Aku tak mungkin mengatakan hal ini saat itu,karena jika itu aku lakukan,aku akan membuatmu jatuh k dalam kehidupan sentimentil yang penuh kputus asa’an,yang akn membawa hdupmu pada khancuran…

Aku tahu sifatmu itu,untuk itu aku lakukan itu…Karena aku sangat mencintaimu,Sayang…"





Tak sadar,Air mata sudah membasahi pipi Valent…

Ia telah berprasangka thdp Vienn bgtu kejamnya.Pdahl saat itu,Vienn tengah mati2an menghadapi smua rasa sakit seorang diri,sampai ajal menjemputnya…

Betapa sebenarnya Vienn mengharapkan ia ada disampingnya di saat2 penuh penderitaan itu.Tapi ia dengan bgitu tega mencemooh Vienn sbgai orang yang tidak berprasaan…



Vienn telah berkorbn untuknya,agar ia tidak jatuh dalam keputusasaan & kehancuran…





~ CINTA bukanlah sbuah pelukan atau ciuman,tetapi CINTA adlh pengorbanan utk orang yang sangat berarti utuk Kita ~









Salam Hangatku utk kalian smua,yang menghadirkan CINTA dalam hati & harimu……





~With Love~







~ LoVeR 250387 ~

Tulisan Byan Vega sicilia

4 LILIN


Ada 4 lilin yang menyala, Sedikit demi sedikit habis meleleh.
Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka
Yang pertama berkata: “Aku adalah Damai.” “Namun manusia tak mampu menjagaku: maka lebih baik aku mematikan diriku saja!” Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.

Yang kedua berkata: “Aku adalah Iman.” “Sayang aku tak berguna lagi.” “Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.” Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.

Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara: “Aku adalah Cinta.” “Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala.” “Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku berguna.” “Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya.” Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.

Tanpa terduga…

Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga Lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata: “Ekh apa yang terjadi?? Kalian harus tetap menyala, Aku takut akan kegelapan!”

Lalu ia mengangis tersedu-sedu.

Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata:

Jangan takut, Janganlah menangis, selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga Lilin lainnya:

“Akulah HARAPAN.”

Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya.

Apa yang tidak pernah mati hanyalah HARAPAN yang ada dalam hati kita….dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat, seperti sang anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan HARAPAN-nya!

~ With Love ~

~ LoVeR 250387 ~
Tulisan Teman " Byanda vega sicilia "

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...