Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Mei 2014

Takdir Terakhir

Dia ada
Dia menggoda
Dengan nada pentatonik membahana

Dia di sini
Menanti hari berimaji
Saat jemari tak henti menari
Meniti inchi berpori

Dia di sini
Dengan goresan tinta yang pernah terhenti
Pada koma dimana nalar tlah mati
Hingga desirnya tak lagi nyaring bernyanyi

Dia disini
Bukan menanti penghapus koma pada narasi basi
Bukan pula untuk celoteh tiada henti
Dia disini tuangi hati, untuk titik yang tak pantas disesali

Dia di sini
Goreskan tanda bacanya sendiri
Tak untuk takdirnya yang tlah mati
Tapi untuk bab baru tanpa elegi.

Denpasar. 23052014-2017

Masopu

Bermula pada kata, cerita kan tertata.
Bermula pada kata, gaungnya membahana
"WDY"

Kamis, 10 Oktober 2013

Citra Sebuah Jiwa


http://kisah-kisahislamdancinta.blogspot.com/

Aku hanya wujud bernama
Menikmati gemeretak jemari tangan yang lelah
Ataupun kesemutan merajah tapak kaki yang menapak lumpur-lumpur basah
Tak termakan buaian tangan-tangan kuli tinta
Sebarkan jala-jala pelemah jiwa

Aku nama yang berjiwa
Citra dan cita selaras di dada
Mengejar mimpi yang tiada sempurna
Kembang tidur sejak aku belia

Kamis, 12 September 2013

Jerat-Jerat Sesat

Seperti malam yang lalu
Wangi dupa tersesap gerimis yang berlalu
Remas nyalanya serupa abu

Seperti malam yang telah lewat
Diri ini kembali tersesat
Pada sebuah keindahan yang telah cacat
Termakan binatang pengerat

Manis madu itu hanya pemikat
Dari maksiat kata yang tersirat
Tersurat bersama seribu mudharat
Setelah kaki terikat erat
Tak bergerak, tersesat

Kata Tanpa Mata

Kata
Mimis tanpa mata
Berbalik arah saat otak lupa

Sabtu, 17 Agustus 2013

Kembali Bermimpi

Lama kulelap
Pada wanginya masih tersesap
Lupa langkah tak boleh mengendap
Pada cerita tak bersayap

Lama kuterlupa
Dupa dewata hilir mudik bersama puja
Agungkan asa tiada terpatah
Walau kaki terrantai lelah

Luka Dalam

Terselip di antara bebatu
Hitam, Beku
Tak terusik, manikam terharu

Kebas, termakan Panas meranggas
Iba di ujung laras
Tak terusik, lara membekas

Denpasar, 02082013.2340

Masopu

Dua Sisi

Bermain di dua kaki
Injak sana, berlalu mendekat
Ulurkan tangan, salam persahabatan

Bermain di dua kaki
Ucap manis, laku serupa sembilu
Sebelah merangkul, sebelah memukul
Dua laku satu waktu

Jumat, 05 Juli 2013

Dehidrasi Otak, Sinting

www.komisikepolisianindonesia.com
Bersama pagi yang berdering
Butiran embun mengering
Mengiring setiap kata, berdenting
Menembakkan insting sinting logika miring
Dehidrasi otak mengering

Panas
Terbakar bara, logikamu meranggas
Fakta mati tertusuk praduga
Sumpah muksa dibakar mimpi yang tiada sempurna

Sabtu, 11 Mei 2013

Panggil Aku Koma

         
http://www.acehtraffic.com/2011/10/highway-harus-transparan-dana-aspirasi.html
  
“Panggil aku Koma! Tak perlu bertanya kenapa aku memintamu melakukan itu.”
            Nama panggilanku Koma. Apakah itu berasal dari Komarudin? Komariah? Ataukah nama-nama yang bersuku kata koma. Apakah aku tanda baca? Apakah aku adalah sebutan kondisi diri dimana kesadaran diri menghilang, tak perlu kau pikirkan. Cukup sebut namaku Koma, tanpa embel-embel ataupun sticker yang mengakhiri atau mendahului namaku.

Jumat, 22 Maret 2013

Budak

Foto dari Shutterstock.com
Serunai kata tanpa titik kau tempakan
Serumpun sanggahan terabaikan
Bagimu insting adalah tuhan
Wajib untuk kau pertuankan
Walau hanya sebatas dugaan tanpa alasan

Selasa, 22 Januari 2013

Nyanyian Dasamuka


Nyanyian Pesandiwara

Kelam ini bukanlah suram
Atau ukiran hasrat yang terpendam
Dalam bingkai senyum keterpaksaan

Kelam identik dengan hitam
Pekat dan selalu mencekam
Tapi tidak untuk menyimpan bara dalam sekam

Jumat, 04 Januari 2013

Derita Sang Wayang


Lintang pukang tumbang berkalang
Terjang rintang binatang jalang
Lintang pukang belang nada semakin sumbang
Terus terkokang semerdu suara dalang

Lantang wayang di tangan dalang
meliuk menari sehidup sang dalang
Indah siluet terus berbayang
Cerita usang terulang tak pernah lekang

Selasa, 01 Januari 2013

Pintalan Tahun Kusut

http://bejobanget.wordpress.com/2011/06/29/benang-kusut-part2/
Hikmah apa yang kita dapat?
Saat helai kain terlolosi benang pengikatnya
Sedikit demi sedikit, tanpa kita tahu cara memintalnya lagi.
Tanpa kita tahu cara hentikannya.

Sang Pengrajin ciptakannya bukan tuk pajangan
Bukan pula tanpa maksud dan tujuan
Yang tak mampu kita bayangkan
Ataupun tak mampu kita jabarkan

Dia adalah Mahaguru dari Leonardo Da Vinci
Sang pelukis biang misteri
Simpan rahasia di balik mata Monalisa
Syahdu menipu pemuja seni yang tak mawas mata

Rabu, 19 Desember 2012

Prasasti Kumal, Sejarah Terpintal


http://warisanindonesia.com/2011/05/sejuta-kisah-hunian-terakhir/

Hai Pak Tua yang setia di taman kota
menunggu sasadara menyapa mayapada
Terangi wadag-wadag serakah
Yang lupa sejarah

Hai pak tua, terduduk di bangku tua
Tanpa seorang teman jua
Yang dulu setia kala jaya
Kini melupa saat dirimu dilibas masa

Hai pak tua kesepian
Setia menanti sasadara manjer kawuryan
Sempurna terangi wujud dan bayangan
Berbagi terang hingga lipatan

Kamis, 13 Desember 2012

Desah Kerinduan



Sepi... Malam ini aku hanya duduk termangu mematut bulan.
Meringkuk aku sendiri...
Seperti perahu kertas mengambang tanpa tuan
Seperti layang-layang bocah nakal lepas tanpa kendali...
Aku hanya berusaha sembunyikan birahi di musim basah
Rindu desah...
Rindu  nikmat...
Menggeliat
Bawa aku keluar dari labirinku!!
Desahan bayu lembut mengalun
Lirih mengalir darah mendesir
Iringi hasrat yang terus mengalir
Menyembul pori  membuncah birahi
Saat helai demi helai daunmu terlepas
Memacu jantungku ke puncak rasa

Lepaskan rasamu, satukan tubuhku dalam pelukmu..
Mengais setiap relungku yang kering...
Mainkan jarimu dalam helai rambutku...
Mainkan kecupmu dalam tiap pori-poriku..
Aku meringkuk disini sepi!! dingin!!

ke bumi
Menggelepar dalam erangan tak tertahan 

Usah kau meringkuki dinginmu
Biarkan pacu jantungku hangatimu
Berdua kita kepakkan sayap sayap rasa
Melayang dalam buai awan biru
Hingga kepak tertinggi hempaskan kita
Hingga bayupun malu resapi porimu yang halus

Jumat, 30 November 2012

Prasasti Abadi


Kadang diri terlupa,
Jejak-jejak di alam ini lebih nyata,
menggores luka lebih dari kata berpadu mata
Lebih dalam dari sayatan panah

Senin, 05 November 2012

Kopi Pagi

Kopi Semangat

Pekat memikat kata
Jerat berikat kalimat sapa
Iring senyum surya menyapa
kicau burung hangatkan mayapada
Setelah gelap berlalu kuasa

Selasa, 02 Oktober 2012

Apa Maumu Tuan?



Masih ingatkah jalan ini tuan?
Jalan yang pernah kau sabdakan saat aku terjebak kelam
Masih ingatkah nyonya, saat terompah lusuh ini terseret di jalan tanpa tembusan?
Bukankah kau pinta aku mundur setapak dua tapak, agar terlihat celah yang mungkin terlewatkan

Rabu, 19 September 2012

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...