Kamis, 07 April 2011

Imaji Yang Terbunuh

Selaksa titik kusatukan
Tuk merajut indah wajahmu
Seribu warna kugoreskan
Tuk hiasi lukisan wajahmu
Namun semua terasa beda
Kadang aneh
Kadang lucu
Namun lain waktu terasa angker
——-
Entahlah
Harus cara apalagi kulukis wajahmu
Sketsa?
Realis?
Abstrak?
Semua tak bisa menggambarkan wajahmu

foto pinjam di google
——-
Kegilaankah yang kurasa
Jika aku tiada sanggup bayangkan wajahmu
Jika aku tak mampu lukis Indahmu
Dalam noktah garis dan warna yang Kusatukan
Ataukah memang keaggunanmu terlalu mempesonaku
Hingga imajikupun terasa membatu
Dalam bongkahan kristal putih tak bercangkang
———
Denpasar, 06042011.1514
Note : Kulanjutkan tulisan ini berdasar inspirasi sms BDL.

Selasa, 05 April 2011

Senja Di Ujung Trotoar


Langkah kaki terhenti
Ujung trotoar tak lagi bersahabat
Bersahaja dengan warnamu yang coklat pekat
Sejukkan mata yang terpolusi kelabu dan hitam
---------
Di ujung trotoar ini
Kenangan kembali merepih di hati
Saat gerimis menemani langkah ini
Menikmati sendunya senja Hari


Di ujung trotoar ini
Janjiku masih terpatri
Dan tak akan pernah mati
Meski musim telah berganti
Meski mawar itu telah berganti
Karena janjiku janji hati
Untukmu si bunga hati
----------------
Di ujung trotoar ini
Kembali masa itu menghampiri
Saat langkahmu terkebiri laju liar sang taxi
Renggut senyumku tuk pergi
Bersama ragamu yang terjerembab ke bumi
Pergi dan tak kembali
-----------
Kini
Di ujung trotoar ini
Aku kembali lagi
Dengan bunga baru tuk janjiku yang suci
Teruskan langkah kaki yang sempat terhenti
Seperti janjiku di nisanmu terakhir kali

Kini
Di ujung trotoar ini
Ijinkan aku reguk indahnya mimpi
Bersama sahabatmu sejati
Seperti Candaanmu tuk hibur gundah hati
Saat jenuh hampiri
--------------------
Kini
Untuk terakhir kali aku ke sini
Ijinkan aku tuk pergi
Meraih mimpi yang sempat terhenti
---------------

Denpasar, 05042011.1328
Masopu

Senin, 04 April 2011

Selingkuh ( Kolaborasi Aiy-aiy ling-Jingga-agung )

ah…kau mengobral cinta mayamu sayang
tak nyata..
ah..aku muak
aku muak dengan ocehan sama yang kudengar kau lontarkan pada wanita lainnya
Lepaskan aku sayang

oooooo…. dia kah penghuni istana cintamu bang??
istana kokoh dengan batu dan cadas..
istana kita hanya istana pasir!!
aaahhh….. desah apa yg kita mainkan semalam??
geliat apa yg kau tarikan semalam??
aku muak!!
ternyata semua laki-laki sama saja!

Sayang
aku hanyalah bermain kata
tuk mendamaikan jiwaku sayang
bukanlah tuk menduakanmu sayang
karena ku tak bisa lakukan itu sayang
kuhanya bisa mentigakan cintamu sayang


Jijik ku mendengar ocehan anginmu
Muak ku mengenang percintaan di malam itu
Sentuhan sayang yang bermakna setan tlah menghancurkan kehormatanku
Kau datang merajut mimpi
dengan dua dan tiga wanita disana tergeletak terpuaskan
Aku ingin mengiris lidah liarmu
Aku ingin mencacah jantungmu
Pengkhianat!

Ah kenapa baru kini kau marah sayang
Terlupakah kau saat jemarimu membelai tengkukku
Hingga buatku terlena membisu
Menikmati akrobatik tanganmu yang menyentuh
Hingga aku terlena
Menikmati tubuh kita yang terkulai lelah
Setelah liar menari dalam buai nyanyian yang tiada berirama
Ah kenapa sayang
teruslah menyalak kau!
Aku tak peduli
Semuanya tlah mati
Kenikmatan itu sudah puas ku nikmati
Enyahlah!
Enyahlah dari mataku
Ku tak ingin mencium aroma busukmu!
aaahh! dengusmu hanya dengus sapi liar!
kau pemamabiak dari satu biduk ke biduk lain!
Pemerah susu tak kenal ranah
hanya memerah!
lenguhmu hanya bias malam
guratan nafsu bungkus maksiat atas nama cinta
aku benci!
Ah sayang
lenguhanku semalam bukan karena nafsu sayang
Lenguhanki karena tanganmu kejam meremas ulu hatiku sayang
Tegakah kau membunuhku dengan caramu itu
ataukah kau memang tak cinta aku
sayang
percayalah sayang
kau kan jadi yang terkahir dalam hidupku sayang
sekarang aku mau aktifitas dulu sayang
agar ku bisa menemuimu lagi nanti sayang
dalam diaroma puisi yang melenakan kita selalu
Dia hanyalah tempatku berbagi sayang
bukanlah penghuni istana batu yang kau impikan
Tarianku semalam adalah nyata untukmu
seperrti separuh jiwaku yang telah ku beri untukmu
karena itu dengarkan aku sayang
aku hanyalah pemain kata sayang
yang selalu bermuara cinta nan jenaka
Dalam balutan kata bermakna ganda

Denpasar, 04042011.1449
Kolaborasi AIy" Lin-Jingga-Agung H
di komentar tulisanku terdahulu,simphony Hati tuk Adinda

Sajak Kerinduan ( Kolaborasi Aiy Aiy Lin - Agung )

Aku tahu kok sayang

kalau tahu kenapa kau membisu
Sebegitu keluhkah lidahmu
Tuk menyapakupun kau tak mau
Sehingga Rinduku makin menggebu
Memutar mencari pelabuhan baru
Agar ku tak berputar tak menentu
 
aku merindukanmu sangatt

Jika kau rindu
kenapa kau tiada mau bertemu
Hanya sekedar melepas rindu
Seperti dulu saat kita menghabiskan waktu
Bercengkeram di pantai nan syahdu
Seakan kita lama tiada bertemu
tatapan mata jenuh selalu kau lontarkan kepadaku
tak berani rasa ini ku ungkapkan
Ku takut membebanimu sayang…
semakin hari rindu ini semakin membisu
semakin meluap…
aku sangat merindumu sayang…..

Tiada pernah kujenuh menatapmu sayang
Syahdu matamu begitu menggodaku sayang
Mengembarakanku dalam alam bawah sadarku
Mencoba merangkai potongan puzle hidupmu dan hidupku
Menjadi cerita indah yang tiada kan terganti
Karena ku ingin bersamamu

Denpasar, 04042011.1441
Agung Hariyadi - Aiy Aiy Lin
Kolaborasi dadakan via komentar di kompasaiana

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...