Jumat, 24 Juni 2011

( Bagian 3 ) Mencari kerja

Hari telah berganti. Setelah hampir semalaman Arya susah memejamkan matanya, meski dalam keadaan capek akhirnya pagi ini dia terbangun. Semalam dia telah berjanji untuk sesegera mungkin mencari pekerjaan.

Setelah mandi dan membantu istri membersihkan rumah, Arya duduk di ruang depan membaca koran. Beberapa kali dia terlihat menuliskan catatan kecil di kertas yang dibawanya.

" Ane hari ini aku mau coba mencari kerjaan. Tadi sempat baca info lowongan kerja di koran, kayaknya ada beberapa yang bisa aku hubungi. Semoga saja aku bisa masuk ke sana, meski dengan gaji yang agak kecilan dikit dari tempat semula " Arya membuka pembicaraan saat sarapan bareng istrinya.
" Apa gak sebaiknya mas mempelajari dulu kasus yang mas alami kemarin. Sekalian mas coba teliti dan pilah orang-orang yang mungkin menjebak mas dalam kasus kemarin mas? "
" Ya nanti kita pikirin lagi Ane. Sekarang mas mau nyari kerjaan dulu. Semoga cepet dapat ya "
" Tapi apa nanti malah gak bikin mas pecah konsentrasinya jika mas sudah kerja lagi "
" Enggaklah Ane. Mas bisa membagi fokus kok nantinya." Jawab Arya mencoba meyakinkan istrinya.
" Ok deh mas. Ane percaya kok sama mas. Rencana mas berangkat kapan nih mas? "
" Jam 9 ntar Ane. "
" Ya udah mas. Aku siapin dulu yang keperluan mas. " Sambil beranjak pergi ke kamar menyiapkan kebutuhan suaminya.
" Terima kasih Ane " Jawab Arya yang juga berdiri untuk membereskan meja bekas tempat mereka makan.



Tak lama kemudian Arya sudah terlihat rapi. Di tangan kanannya menggantung tas berisi berkas-berkas yang mungkin diperlukan dalam proses pengajuan lamaran kerjanya nanti. Ane berdiri disampingnya dengan senyum manisnya.

" Mas hati-hati di jalan ya. Semoga segera dapat kerjaan lagi mas "
" Terima kasih Ane. Mas akan usahain untuk segera dapat kerjaan lagi ya. Mas berangkat sekarang "

Setelah mencium kening istrinya, Arya melangkahkan kakinya menyusuri halaman rumahnya. Tak berapa lama kemudian dia telah meniti panasnya jalanan kota yang berdebu. Tubuhnya disandarkan di jok bus kota yang melaju santai membelah jalanan kota tersebut. Beruntung hari ini bukan hari senin, sehingga bus yang ditumpanginya tidak terlalu penuh.

Tak berapa lama dia telah sampai di alamat yang dituju. Setelah menemui security perusahaan tersebut untuk meminta ijin bertemu dengan personalia perusahaan tesebut, akhirnya Arya diijinkan masuk. Tapi sayang lowongan yang dia ingin isi ternyata telah terisi beberapa saat yang lalu. Segera dia pamit undur diri.

Kegagalan di tempat pertama tersebut tak menyurutkan langkah dan tekadnya. Setelah melihat alamat-alamat yang telah dicatatnya tadi, segera ia langkahkan kaki ke perusahaan lainnya yang berjarak tak jauh dari situ. Tapi jawaban yang sama dia terima dari perusahaan tersebut.

Arya terus saja melangkah. Keluar masuk dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya. Tiada terasa sudah lima perusahaan coba dia hubungi, tapi semuanya tak bisa menerimanya bekerja di situ dengan berbagai alasannya. Saat melihat sebuah warteg, Arya mampir untuk makan siang. Saat itu jam telah menunjukkan pukul 2 siang.

Sambil menikmati makan siangnya, Pikirannya terus menerawang jauh. Dari 6 lowongan yang dia lihat di koran tadi, sudah 5 yang dia datangi. Tapi sampai kini belum ada yang bisa mempekerjakannya. Sementara 1 perusahaan lagi berjarak paling jauh. Kalau dari rumahnya harus ganti bus kota 2 kali.

" Ini harapan terakhirku, aku harus mencobanya " Gumam Arya sambil melangkah pergi setelah membayar makan siangnya tadi.

Kembali dia naik bus kota yang mengantarkannya ke belahan lain kota tersebut. sekitar 30 menit kemudian dia telah sampai di alamat yang dituju. Namun baru saja dia mau menanyakan lowongan kerja tersebut, matanya tertuju pada pengumuman jika lowongan sudah ditutup beberapa saat yang lalu. Pengumuman itu diperkuat oleh pernyataan dari security tersebut.

Dengan langkah gontai, Arya melangkah kembali ke jalan raya. Segera di stopnya bus kota yang akan membawanya ke terminal terdekat dari rumahnya. Dengan pikiran yang masih kalut dia terus naik bus kota yang lewat di depannya.

" Pokoknya aku gak boleh berhenti untuk terus berusaha. Esok pasti dapat kerjaan " Arya bergumam menyemangati dirinya sendiri.

Denpasar, 24062011.1445
Masopu

NOte : Semoga masih terus bisa melnjutkannya sampai Finish nanti. DAT bantu kritisi ya tulisan ini
DAT you're my inspirations
Mau lihat yang sebelumnya, baca di sini : 1, 2

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...