Selasa, 10 Mei 2011

Ku Bunuh Ragumu Dengan Cintaku


Rasa......
Yang tertuang hanyalah secerca asa
Tak bertuan
Sungguh..
Apakah aku harus mengumpat atas ketidakadilan ini sayang?

Rasamu telah meluruh dalam hati
Menceracapi darah di nadi
Hingga mengendap dalam hati
Merekah   mewangi
Dalam bingkai nan suci

Rasa ini begitu menyiksa
Saat ku membuka mata ataupun ku munutupnya
Luruh atas apa yang ku rasa
Aku mengaduh sayang
Bingkailah semua apa yang ada di rasa ini
Hingga aku yakin atas ucapmu tempo hari

Yakinlah sayang kataku bukanlah bualan
Janjiku bukanlah isapan
Untuk meraih cinta sucimu yang kuharapkan
Tautkan tangan
Menantang selaksa badai kehidupan
Selamanya  tiada terpisahkan

Ingatkah janjimu tempo hari
Di bangsal putih berbau anyir darah dan obat nan sunyi
Kau genggam tanganku
Luruhkanku dengan janjimu
Bahwa aku wanitamu

Tapi...
Ragu ini semakin menjadi
Setelah apa yang ku alami

Masih hangatkah janji itu  sayangku
kenapa aku masih meragui janjimu.
Aku tidak sempurna untukmu
Aku malu

Janjiku tak berubah sayang
Kan  membara untukmu seorang
Tiada pernah kuingin bagikan
Meski ragamu tiada sesempurna yang terbayangkan

Tak kan lari ku darimu
Kuingin selalu bersisian denganmu
Menggamitmu dengan selaksa rasa yang kupuja
Menemanimu dengan baris puisi yang kucipta

Kuingin mendekapmu kala dingin menyapa
Menaungimu dari panas yang menerpa
Hingga waktu memisahkan kita

Kolaborasi dengan AIy AIY IIN

2 komentar:

  1. puisinya manis sekali :)

    BalasHapus
  2. Terima kasih Ncissa
    salam kenal ya
    jangan kapok mampir ke sini

    BalasHapus

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...