Selasa, 25 Oktober 2011

Insiden Super Sic, Duka Semua

Hari minggu kemarin benar-benar menjadi hari duka bagi dunia olahraga Italia Khususnya dan pegiat olahraga motorsport umumnya. Meninggalnya pembalap muda Italia kelahiran Catolica menjadi kehilangan yang besar bagi pegiat olahraga di Italia. Semua kegiatan olahraga yang berlangsung di hari itu, didahului dengan mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang kepergian Super Sic.

Kepergian Super Sic yang merupakan fans berat Ac Milan tak urung membuat dua klub ikon kota mode langsung melayangkan ucapan berbelasungkawa untuknya. Dalam waktu yang hampir bersamaan kedua klub memposting ungkapan belasungkawa untuknya.

"AC Milan mengucapkan duka teramat dalam kepada keluarga Marco, para pendukungnya atas insiden kematian pebalap itu," demikian pernyataan Milan dalam laman mereka.

Inter menambahkan, "Presiden Massimo Moratti dan setiap orang di Inter Milan, bersama (pelatih) Claudio Ranieri dan tim, mengutarakan rasa pedih mendalam bagi olahraga Italia serta olahraga dunia atas kematian Marco Simoncelli."

Sementara sahabat karib yang telah menganggap Super Sic seperti adik bungsunya Valentino Rossi, mengaku sangat kagum dan salut atas perjuangan pembalap yang digadang-gadang akan menjadi Next Rossi tersebut.                           
"Bagi saya Sic merupakan saudara muda atau adik dan ia amat bersahabat semasa hidupnya," kata Rossi. "Saya masih merasa tidak percaya dengan kematiannya, saya amat sedih.

"RIP Marco Simoncelli! pembalap hebat dan pemuda yang baik. Duka saya bersama semua keluarga dan temannya. Saya tak akan pernah melupakan hari ini," ucap pembalap Inggris, Cal Crutchlow dalam akun twitternya.

Di balik cara membalapnya yang terkesan liar, ternyata Super Sic mempunyai kepribadian yang  menyenangkan. Berita duka tersebut juga membuat banyak olahragawan mengucap kata belasungkawa. Tak kurang pembalap Marc Webber, Pebasket Italia yang main di NBA Andrea Bargnani ( Toronto Raptors ) dan Danilo Gallinari Serta Giorgio Chellini mengucapkan kata belasungkawa.

Kejadian lepasnya helm Simoncelli sangat disesalkan oleh juara dunia 2011 Casey Stoner. Menurut Stoner, lepasnya helm tersebut merupakan pertanda buruk bagi Simoncelli. Dan benar saja, akibat kecelakaan tersebut Simoncelli mengalami trauma akut di kepala, leher dan dadanya. Meski Petugas medis telah berusaha dengan gigih, namun usaha mereka tak mampu menghambat takdir kematian Simoncelli.
Simoncelli meninggal dunia seminggu setelah dia merayakan capain tertinggi dalam karr singkatnya di kelas moto gp dengan duduk manis di podium kedua Gp Australia. Ironisnya, dalam tayangan lambat dan sejumlah foto yang beredar kepala Simoncelli tertabrak roda depan motor Ducai Rossi sahabat karibnya selama ini. 

Akibat kejadian tersebut, beberapa pihak yang terkait dengan keamanan pembalap segera melakukan investigasi. Helm AGV yang mengontrak Super Sic melakukan investigasi atas Inseiden lepasnya helm dari kepala Super Sic. Sementara pihak FIM dan Penyelenggara GP Sepang segera melakukan investigasi serta mengupayakan peningkatan standar keamanan di lintasan sirkuit sepang.

Apapun dan siapapun nantinya yang divonis bersalah dalam kasus ini, hanya satu yang bisa dipetik dari kejadian ini adalah bahwa standar keamanan untuk balapan mesti ditingkatkan. Karena pada saat free practice telah terjadi beberapa insiden kecelakan di sirkuit tersebut. Dan menurut beberapa media, sebenarnya marshal dan pihak sirkuit Sepang telah mendapat hukuman denda akibat kelalaian mereka yang mengakibatkan kecelakaan beruntun di free practice hari jumat kelas motor 2. Bahkan pihak sirkuit juga mendapatkan denda akibat kesalahan yang dilakukan oleh marshal di tikungan 10.

RIP Marco Simoncelli. We gonna be missing u.
Podium kedua di GP Australia
Suasana Saat Start di Sepang
Super Sic yang Kehilangan Traksi roda depannya
tertabrak motor Edwrds
Saat-saat crash dengan Edwrads dan Rossi
Posisi kepala Super sic tertabraj roda depan Ducati
Posisi tubuh Super Sic
Tubuhnya yang tengkurap di aspal
Ekspresi muka Paul Simoncelli saat berjalan menuju medical centre
keadaan motor Super Sic sesaat setelah crash
Raut muka Paul Simoncelli saat pengumuman
pemain Ac Milan mengheningkan Cipta untuk Simoncelli
Foto Super Sic terpampang di Olimpico Roma saat As Roma Vs Palermo

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...