Senin, 11 Juli 2011

( Bagian 6 ) Final Design


Detak jarum jam yang berputar terasa seperti hentakan lembut palu yang bertalu. Tek....tek....tek...., terus terulang dalam ritme yang sama, tak pernah berubah. Jarum jam semakin merapat pada titik 3 sore, tapi Joni masih terlihat sibuk dengan tumpukan kertas yang ada di meja kerjanya. Tangannya sesekali membongkar-bongkar tumpukan kertas yang tak bisa dibilang rapi lagi. Lusuh dan ada beberapa yang sudah kusut bekas teremas tangan.

Sambil memainkan ballpoint hitam di tangan kirinya, kembali matanya menatap lekat-lekat ke lembar-lembar kertas di tangannya.

" Aku rasa rencana ini sudah bagus untuk aku ekskusi. Tinggal menunggu Boss datang untuk melaporkanrencana ekskusinya " Gumam Joni sambil kembali melihat jarum arlojinya.


" Kriiing...... Kriiinggg... Kringggg " tersentak Joni saat telepon di mejanya berdering.

" Halo selamat sore ! " Sapa Joni

" Jon, segera kamu ke ruanganku sekarang. Sekalian bawa berkas detail rencanamu tersebut. " Sahut suara di seberang.

" Ok pak. "

Bergegas Joni merapikan berkas-berkas yang tadi sempat dinolak-balik untuk ditelitinya. Setelah itu bergegas dia berjalan menuju ruangan sang bos. Laptop lenovo-nya tak ketinggalan dia bawa juga.

" Selamat sore pak"

" Sore Jon. Duduk dulu sana! "

" Iya pak "

" Ok Jon, sekarang kamu jelaskan detail rencanamu untuk pengalihan isu agar kasus kita tidak terlalu diekspos oleh media seperti yang kamu rencanakan kemarin !"

Segera Joni menjelaskan detail rencananya, mulai dari tahap awal perencanaan, tokoh, lokasi dan semuanya secara terperinci. Pak Rudi lebih banyak mendengarkan dan terus memperhatikan presentasi dari salah satu orang kepercayaannya tersebut. Sambil menyimak tangan pak Rudi sesekali mencatat beberapa poin yang telah Joni sampaikan. Tak terasa sudah hampir setengah jam Joni menjelaskan semua detail rencananya tersebut.

" Rencanamu sangat bagus Jon " Kata pak Rudi sesaat setelah Joni menyelesaikan penjelasannya.

" Tapi menurutku masih ada beberapa catatan yang harus kamu perbaiki sebelum ekskusi rencana itu dijalankan Jon " Lanjut pak Joni

" Apa yang ingin Bapak koreksi dari detail rencana saya tersebut pak? Biar saya sempurnakan."

Segera pak Rudi menjelaskan beberapa poin yang tadi dia tuliskan dalam lembar catatannya. Mulai dari detail rencana dan pelaksana ekskusi lapangan. Joni mencatat semua penjelasan pak Rudi di buku catatan yang dia bawa. Tak sampai 15 menit penjelasan dan penambahan catatan dari pak Rudi selesai.

Joni mencoba menanyakan dasar-dasar yang ingin pak Rudi lakukan dalam design rancangan Joni. Dalam beberapa kali bertukar pikiran tersebut, akhirnya Joni menangkap semua maksud dari pak Rudi. beberapa keberatan pak Rudi yang mampu diakomidir oleh Joni disampaikan. Sementara beberapa yang lain masih coba didiskusikan lagi sampai akhirnya semua mendapat persetujuan dari pak Rudi.

Tiada terasa sudah lebih dari 3 jam mereka berdua berdiskusi membahas masalah itu. Hampir semua karyawan yang ada di gedung tersebut sudah meninggalkan meja kerja dan ruangannya masing-masing. Setelah selesai pembahasan itu, segera Joni pamit undur diri.

" Pak saya pamit undur diri dulu "

" Ok Jon. Segera dilaksanakan yang apa yang kita bahas nanti. Biar perhatian pers segera menjauh dari kita "

" Iya pak. Segera. Selamat malam "

" Selamat malam Jon "

Keduanya segera meninggalkan ruangan tersebut. Pak Rudi langsung berjalan menuju areal parkir, sementara Joni mengembalikan beberapa berkas yang dia bawa ke lemari filenya. Tak lama kemudian Joni segera bergerak ke parkiran.

Note : Cerbung sebelumnya 
baca di sini : 1, 2, 3, 4, 5

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...